DIMASSA : Pelaku pencurian uang di kotak amal Masjid, Triyono, 30 diamankan polisi dari amukan massa. (Jpnn)
DIMASSA : Pelaku pencurian uang di kotak amal Masjid, Triyono, 30 diamankan polisi dari amukan massa. (Jpnn)

SALATIGA – Aksi nekat dilakukan Triyono, 30, yang mengaku warga Desa Ketanggi RT 08 RW II, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang. Ia kepergok saat mencuri kotak amal di Masjid Al Atiq, Kauman, Salatiga. Sempat dihakimi warga, akhirnya ia diamankan petugas dari Polsek Sidorejo.

Jumadi, 60, salah seorang petugas keamanan masjid mengatakan, di Masjid Al Atiq sering terjadi pencurian uang di kotak infaq. Beberapa kali ia menyanggong pelakunya namun tidak membuahkan hasil. Senin (29/6) usai salat subuh sekitar pukul 05.00 WIB, Jumadi beserta dua rekannya pengurus masjid, Sutaji dan Sutarmin dikejutkan dengan kedatangan seorang lelaki mengendarai sepeda motor Honda Grand.

Menurut dia, begitu datang lelaki yang belakangan diketahui bernama Triyono itu menyelinap masuk masjid melalui serambi dekat toilet. Triyono kemudian masuk ke masjid dan di tempat itu ia mencuri uang di dalam kotak amal. Caranya bukan membongkar namun mengambil dengan cara dicutik pakai batang lidi (biting).

Jumadi dan dua rekannya langsung menyergapnya. Penangkapan pencuri di masjid ini mengundang warga berdatangan. Triyono pun sempat dihajar. Tak lama kemudian petugas datang mengamankannya.

Menurut pengakuan Triyono, ia butuh uang untuk pulang ke rumah istrinya di Bumiayu, Brebes. Selama tinggal di Salatiga ia tidur di emperan Pasar Raya, Salatiga. Sedangkan motor yang dipakai sebagai sarana mencuri hasil meminjam temannya.

Kapolsek Sidorejo AKP Jumaeri mengatakan, tersangka ditangkap pihak keamanan masjid setelah tertangkap tangan sedang mencuri uang di dalam kotak amal. “Pihak keamanan kemudian menghubungi kami, dan pelaku langsung kita bawa ke Polsek Sidorejo. Pelaku kami jerat pasal 363 KUHP,” ujarnya. (sas/ric)