DEMAK – Perusahaan di Kabupaten Demak diminta untuk memberikan kesempatan bagi para kaum buruh atau pekerja untuk cuti bersama terkait lebaran mendatang. Yakni, pada 16, 20 dan 21 Juli. Jika perusahaan tetap beroperasi, maka buruh harus diberikan kompensasi uang lembur.

Kepala Dinsosnakertrans Pemkab Demak, Bambang Saptoro mengatakan, pihaknya telah melakukan monitoring kepada perusahaan untuk memberikan himbauan tersebut. Cuti bersama tersebut sesuai dengan keputusan bersama Menteri Agama, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 16 Tahun 2014 tentang perubahan atas keputusan bersama Nomor 5 Tahun 2014, Nomor 3/SKB/MEN/V/2014, serta Nomor 02/SKB/MENPAN/V/2014 tentang hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2015. “Buruh harus diberikan libur. Jika tidak, harus dihitung uang lembur, karena mereka juga berhak untuk libur lebaran,” katanya. (hib/fth)