42 Motor Pegawai Perhutani Terbakar

231

BAKAR MOTOR: Petugas pemadam kebakaran saat menjinakkan api yang membakar tempat parkir sepeda motor kantor Perhutani Unit I Jateng di Jalan Pahlawan, Semarang kemarin. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BAKAR MOTOR: Petugas pemadam kebakaran saat menjinakkan api yang membakar tempat parkir sepeda motor kantor Perhutani Unit I Jateng di Jalan Pahlawan, Semarang kemarin. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

MUGASSARI – Kobaran api tiba-tiba memorak-porandakan tempat parkir sepeda motor kantor Perum Perhutani Unit I Jawa Tengah di Jalan Pahlawan, Semarang, Kamis (25/6) sekitar pukul 11.30. Sedikitnya 42 motor berbagai merek yang tengah diparkir di lokasi tersebut ludes terbakar. Karuan saja, kejadian tersebut membuat gempar seluruh pegawai dan warga sekitar. Sejumlah pegawai Perhutani terenyak karena hanya bisa menyaksikan motor kesayangannya ludes jadi arang.

Belum diketahui pasti penyebab kebakaran tersebut. Namun sumber api diketahui berasal dari garasi motor Perhutani yang berdekatan dengan permukiman warga. Jilatan api langsung menyambar seluruh sepeda motor yang terparkir.

Saksi mata, Sandra, 24, mengaku melihat sumber api berasal dari bagian belakang tempat parkir Perhutani. Lokasi tempat parkir tersebut berbatasan dengan rumah kos yang berada di belakangnya. ”Tiba-tiba api sudah membesar dan menyambar motor. Nggak tahu penyebabnya apa. Kejadiannya cepat sekali. Motor saya Yamaha Mio juga terbakar,” katanya sedih.

Kebakaran itu pun membuat panik seluruh pegawai. Pihak Perhutani lantas melaporkan kejadian itu ke Dinas kebakaran Kota Semarang. Tak berselang lama, sejumlah mobil blanwir tiba di lokasi kejadian. Puluhan petugas pun langsung berjibaku melakukan pemadaman. Namun si jago merah sudah telanjur meludeskan 42 motor milik para pegawai Perhutani.

Kapolsek Semarang Selatan Kompol Imam Syafii mengatakan, masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kebakaran tersebut. ”Sementara ada 42 motor milik para pegawai Perhutani yang terbakar,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Pihaknya mengaku telah memeriksa sejumlah saksi untuk dimintai keterangan. Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, api berasal dari bagian belakang tempat parkir. ”Lokasinya berdekatan dengan rumah warga di belakang kantor Perhutani,” katanya.

Imam mengaku masih menyelidiki bukti-bukti yang ditemukan di lokasi kejadian. Ada saksi yang merekam kejadian kebakaran tersebut, polisi juga akan memeriksanya. ”Kami masih menunggu hasil laboratorium forensik untuk mengetahui penyebab kebakaran tersebut. Tidak ada korban jiwa,” tandasnya.

Sebelumnya, kebakaran juga menimpa pabrik PT Berkah Emas Sumber Terang (PT BEST) Jalan Coaster No 9 Tanjung Emas Semarang, Kamis (25/6) sekitar pukul 10.15. Belum diketahui penyebab kebakaran tersebut, namun sejumlah bangunan dan barang ludes terbakar.

”Api berasal dari dalam gudang di lantai satu, tahu-tahu ada asap tebal disusul kobaran api. Dengan cepat, api menjalar dan membakar gudang,” kata saksi Sumadi di lokasi kejadian.

Sumadi pun langsung melaporkan ke petugas sekuriti pabrik setempat. Upaya pemadaman menggunakan alat seadanya pun dilakukan, namun tak membuahkan hasil.

”Semua karyawan sudah berusaha memadamkan menggunakan peralatan seadanya,” ungkapnya.

Kobaran api baru bisa dipadamkan setelah mobil pemadam kebakaran (damkar) tiba di lokasi kejadian.

Kasi Operasional Pemadam Kebakaran, Dinas Kebakaran Kota Semarang, Supriyanto, mengatakan, api di dalam pabrik telah berhasil dilokalisasi. Namun barang-barang di lokasi kejadian mudah terbakar. ”Api membesar karena banyak bahan-bahan yang mudah terbakar, seperti AC ada komponen kabel,” terangnya. Pihaknya mengaku belum bisa memastikan penyebab kebakaran tersebut. (amu/aro/ce1)

Silakan beri komentar.