SEMARANG-Walaupun pasar motor Honda tergolong tinggi di wilayah Jawa Tengah, namun pasar motor sport dianggap masih lesu. Karena itu, pabrikan asal Jepang ini semakin serius membidik pasar motor sport, dengan meluncurkan beragam varian.

Menurut Marketing Manager Astra Motor Semarang, Sukamto Margono, dari data penjualan sejak Januari-April tahun 2015 ini, penjualan motor sport masih di angka 14,2 persen atau hanya terjual sekitar 27.400 ribu unit. Padahal market share motor Honda all varian untuk wilayah Jawa Tengah tumbuh di angka 75 persen atau terjual 223 ribu unit. “Jadi angka penjualan tertinggi, masih dikuasai matic yang mencapai lebih dari 60 persen,” kata Sukamto dalam acara jumpa pers penyelenggaraan Honda Racing Championship (HRC) kemarin.

Kendati begitu, katanya, dari total penjualan di area Jawa Tengah, Kota Semarang masih menjadi penyumbang terbanyak pasar motor sport dengan yakni sebesar 2.600 unit diikuti Brebes dengan 2.100 unit dan Grobogan sebesar 2.000 unit. “Pengguna motor sport semakin tumbuh, walaupun kondisi ekonomi sangat menurun. Karena itu, sebagai bentuk apresiasi, HRC ini diadakan di Grobogan sekaligus mencari bibit unggul pembalap dan menyosialisasikan safety riding,” tambahnya.

Sementara itu, General Manager (GM) Development PT Astra Honda Motor, Ferry Firman, mengatakan bahwa kontribusi penjualan motor sport secara nasional diprediksi akan mengalami kenaikan dari angka 17 persen ke 20 persen. “Prediksinya akan terus naik, apalagi dengan keunggulan produk dan varian yang kami jual,” timpalnya.

Terkait Honda Racing Championship (HRC) yang diadakan di Purwodadi, Minggu (14/6) kemarin, Senior Motor Sport and Safety Riding Departement PT Astra Honda Motor, Anggono Iriawan menjelaskan jika ajang tersebut selain memberikan wadah bagi pembalap muda di daerah, juga menyosialisasikan keamanan berkendara bagi masyarakat. “Selain mencari bibit pembalap, kami juga ingin mengkampanyekan budaya berkendara dengan aman, nyaman dan sesuai aturan,” jelasnya.

Pada HRC tahun ini, digelar di 13 kota di Indonesia. Purwodadi-Grobogan sendiri adalah kota kedua setelah Cimahi. Dalam ajang ini dilombakan kelas utama yakni Honda Sport 150 CC Tune Up Seeded dan delapan kelas lain di antaranya Honda Bebek 125 CC 4 Tak Standar Pemula dan Honda Matic 130 CC Standar Terbuka.
“Animo masyarrakat terbukti sangat besar. Dari kelas yang ada, tercatat diikuit 59 starter dengan jumlah peserta lomba seluruh kelas 109 orang,” pungkasnya. (den/ida)