Bidik Calon Pengusaha di CFD

164

SEMARANG – Car Free Day (CFD) tak hanya sebagai ajang rekreasi dan olahraga bagi masyarakat. Namun di sisi lain CFD juga menjadi ajang perputaran ekonomi yang cukup besar. Banyak orang yang menjadikan CFD untuk membuka stan berjualan. Tak hanya bagi mereka yang berprofesi sebagai pedagang, namun juga banyak juga masyarakat yang berprofesi lain hingga mahasiswa memanfaatkan CFD untuk berdagang.

Nah sisi inilah yang menarik panitia seleksi Diplomat Success Challenge (DSC) untuk membuka booth di CFD, Minggu (14/6) lalu. Program yang memberikan peluang bagi mereka yang ingin menjadi wirausaha langsung melakukan hunting untuk mencari calon-calon wirausaha.

Surjanto Yasaputera selaku Chief Board of Commissioner Wismilak DSC mengatakan kompetisi ini terbuka untuk wirausaha dan calon wirausaha muda. Artinya ajang kompetisi DSC terbuka baik untuk mereka yang telah memiliki embrio usaha dan telah menjalankan usahanya, dan tidak tertutup bagi mereka yang baru mempunyai rencana usaha namun memiliki kendala modal usaha. ”Program ini membuka peluang bagi wirausaha dan calon wirausaha yang mungkin saat ini masih bekerja profesional namun sebenarnya berminat untuk berwirausaha, tapi terhambat masalah permodalan,” katanya.

Di tempat tersebut, brand ambassador DSC melakukan wawancara secara langsung kepada pengunjung maupun mereka yang membuka lapak di ajang CFD Kota Semarang. Panitia seleksi menentang calon peserta untuk berjualan ide bisnis yang lebih fresh dan menjanjikan. ”Terhitung ada 100 orang yang mendaftar dan sudah menuangkan ide bisnis mereka saat car free day minggu lalu dan mereka akan bersaing dengan 700 calon peserta lain yang sudah terdaftar sejak awal proses seleksi untuk mendapat peluang maju menjadi 30 besar untuk ke babak seleksi Diplomat Success Challenge tingkat nasional,” katanya.

Tahap ”Grand Final” pada DSC 2015 akan menguji kembali enam (6) proposal usaha yang lolos dari tahapan Market Challenge. Satu pemenang utama akan mendapatkan total dana Rp 500 juta. Tiga runner up masing-masing akan mendapatkan dana sebesar Rp 200 juta. ”Semuanya merupakan hibah disertai dengan bimbingan manajemen yang bertujuan agar pemenang bisa lebih mengembangkan dan menjaga kesinambungan usaha yang dijalankan,” pungkasnya. (den/bis/ric/ce1)