UKSW Juara 3 Robot Nasional

147

BANGGA : Tim Robotics Research Center (R2C) FTEK UKSW bersama robot rakitannya setelah memenangkan KRSBI KRI 2015 di Sportorium Universitas Muhammadiyah Jogjakarta (UMY), beberapa waktu lalu. (IST)
BANGGA : Tim Robotics Research Center (R2C) FTEK UKSW bersama robot rakitannya setelah memenangkan KRSBI KRI 2015 di Sportorium Universitas Muhammadiyah Jogjakarta (UMY), beberapa waktu lalu. (IST)

SALATIGA-Tim Robotics Research Center (R2C) Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer (FTEK) Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) menjadi satu-satunya tim robot perguruan tinggi swasta dari Jateng dan DIJ yang berhasil meraih juara 3 nasional di divisi Kontes Robot Sepakbola Indonesia (KRSBI) Kontes Robot Indonesia (KRI) 2015. Sedangkan juara 1 dan 2 divisi KRSBI masing-masing diraih oleh Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).

Robot R2C-R9 UKSW berhasil mengalahkan robot dari UGM dalam adu pinalti dengan skor akhir 1-0 pada KRI 2015 yang berlangsung di Sportorium Universitas Muhammadiyah Jogjakarta (UMY), pada 11-14 Juni lalu. Pada babak sebelumnya, R2C-R9 berhasil mengalahkan robot dari Universitas Kristen Maranatha Bandung, Universitas Tadulako Palu, dan Universitas Ahmad Dahlan Jogjakarta tanpa kebobolan bola satu pun.

“Bangga pastinya dengan prestasi ini. Tetapi kami belum puas karena dua robot lainnya di divisi pemadam api tahun ini belum meraih juara. Tahun depan, kami targetkan tidak mengulang juara tetapi menambah juara,” kata Ivan Kurniawan, mahasiswa FTEK yang juga koordinator R2C.

Rektor UKSW Prof Pdt John A Titaley mengaku bangga dengan prestasi para mahasiswa. “Prestasi ini merupakan kebanggaan tersendiri, tidak hanya membawa nama UKSW di tingkat nasional. Tetapi juga membawa nama Jawa Tengah,” tegas Rektor UKSW.

Raihan prestasi ini, imbuhnya, membuktikan kemampuan R2C UKSW tidak kalah dengan universitas negeri lainnya. Rektor berharap prestasi ini bisa memacu agar di KRI tahun depan prestasi yang diraih lebih baik.

Dalam pertemuan tersebut, Rektor UKSW memberikan dukungan penuh untuk persiapan R2C di ajang serupa tahun depan. Mahasiswa FTEK yang tergabung dalam R2C mengungkapkan bahwa timnya telah mempersiapkan rancangan robot dan strategi untuk KRI tahun depan.

Setelah mengikuti kompetisi di Regional III, tiga robot R2C UKSW lolos mengikuti KRI tingkat nasional. Ketiga robot tersebut adalah R2C-Eos di divisi Kontes Robot Pemadam Api Indonesia (KRPAI) Beroda, R2C-Acheron di divisi KRPAI Berkaki dan R2C-R9 di KRSBI. Sebelumnya, di tingkat regional III R2C-R9 meraih juara 1 KRSBI dan R2C-Acheron meraih juara 1 KRPAI Berkaki.

Ajang paling bergengsi kompetisi robot ini diikuti oleh 108 tim dari 59 universitas se-Indonesia. Tahun ini, divisi yang dilombakan adalah Kontes Robot Seni Tari Indonesia (KRSI), Kontes Robot ABU Indonesia (KRAI), Kontes Robot Sepak Bola Indonesia (KRSBI) dan Kontes Robot Pemadam Api Indonesia (KRPAI). (sas/ida)

Silakan beri komentar.