MEJENG BARENG : Unit pengamanan objek vital atau polisi pariwisata saat melakukan pengamanan duta wisata di Gedongsongo Kabupaten Semarang beberapa waktu lalu. (IST)
MEJENG BARENG : Unit pengamanan objek vital atau polisi pariwisata saat melakukan pengamanan duta wisata di Gedongsongo Kabupaten Semarang beberapa waktu lalu. (IST)

UNGARAN-Kepolisian Resor Semarang kembali memfungsikan Unit Pengamanan Objek Vital (Obvit) atau Polisi Pariwisata yang bertugas mengamankan tempat-tempat penting termasuk objek wisata di Ambarawa, Kopeng maupun Bandungan. Setelah beberapa tahun dinonaktifkan karena kekurangan personel.

“Kami sempat off, karena personelnya sangat terbatas. Namun sekarang sudah ada beberapa personel baru, totalnya ada 11 orang. Jadi kami aktifkan kembali di bawah kendali Satuan Sabhara, sebelum ada Kanit Obvit,” jelas Kapolres Semarang, AKBP Latif Usman.

Menurutnya, seragam polisi di Unit Obvit sedikit berbeda dengan seragam polisi pada umumnya. Yakni, mengenakan seragam berlengan panjang warna coklat tua khas polisi. Namun di bagian penutup saku dan ujung lengan dikombinasikan dengan kain warna merah hati. Penampilan mereka semakin bergaya, karena dilengkapi dengan dasi warna merah hati.

“Polisi tidak hanya bertugas menegakkan hukum, namun juga menjalankan fungsinya sebagai pelindung, pelayanan dan pengayom masyarakat. Terutama pengamanan dalam bulan Ramadan dan Lebaran ini,” katanya.

Dengan hadirnya Polisi Pariwisata, imbuhnya, diharapkan menambah kenyamanan masyarakat terutama wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Semarang. “Mengamankan objek vital bukan berarti tempat tersebut berpotensi bahaya. Unit Obvit juga bertugas memandu dan melayani masyarakat yang hendak menanyakan atau membutuhkan sesuatu di objek wisata tersebut. Paling tidak wisatawan merasa nyaman ketika ada polisi yang berjaga,” tambah Kapolres. (yet/ida)