LINCAH: Pemain PSIS, Andi Rahmat, siap tampil saat laga semifinal melawan Persibas Banyumas mendatang. (BASKORO SEPTIADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
LINCAH: Pemain PSIS, Andi Rahmat, siap tampil saat laga semifinal melawan Persibas Banyumas mendatang. (BASKORO SEPTIADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
LINCAH: Pemain PSIS, Andi Rahmat, siap tampil saat laga semifinal melawan Persibas Banyumas mendatang. (BASKORO SEPTIADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Babak final ajang Polda Jateng Cup 2015 mendatang akan mengalami perubahan jadwal. Sebelumnya, final leg pertama ajang yang diikuti oleh tujuh kontestan Divisi Utama asal Jateng itu digelar Rabu (1/7), sedangkan leg kedua pada Minggu (5/7). Namun dalam temu teknik yang digelar di kompleks Stadion Citarum Semarang Selasa (16/6) kemarin, empat tim yang melaju ke babak final four sepakat jadwal final diubah menjadi Sabtu (4/7) dan Sabtu (11/7).

Perubahan itu dilakukan agar setiap tuan rumah berkesempatan meraup banyak pedampatan dari tiket penonton. Selain itu, mulai babak semifinal yang akan digelar 24 Juni (leg pertama) dan 28 Juni (leg kedua) juga diputuskan akan digelar pada malam hari.

”Untuk jadwal semifinal memang tidak diubah, karena waktunya terlalu mepet. Dengan digelar pukul 21.00, memberi kesempatan kepada para pemain dan penonton untuk menjalankan salat Tarawih terlebih dulu, karena kebetulan sudah memasuki bulan Ramadan,” ujar panitia turnamen, Aam Ichwan kepada Jawa Pos Radar Semarang, kemarin.

Dalam kesempatan kemarin, panitia juga mengevaluasi pelaksanaan Polda Jateng Cup. Salah satunya kinerja wasit yang beberapa kali dikeluhkan oleh tim peserta. Padahal, turnamen yang digagas klub-klub Jateng ini menjadi tolok ukur, karena menjadi satu-satunya yang diputar di Indonesia.

”Kalau memang wasit-wasit dari Jateng tidak mampu memimpin pertandingan dengan baik di turnamen ini, tak menutup kemungkinan kami akan menggunakan wasit dari luar. Tetapi mudah-mudahan hal itu tidak terjadi, kami percaya wasit-wasit Jateng memiliki kualitas yang sangat baik,” tegas Aam.

Sementara itu, perjalanan PSIS di turnamen Piala Polda Jateng 2015 memasuki babak baru. PSIS berjumpa Persibas Banyumas di semifinal. Pertemuan pertama berlangsung di Stadion Satria, Rabu (24/6), Sedangkan pertemuan kedua di Stadion Jatidiri, Minggu (28/6).

Di semifinal lain, Persis Solo yang berstatus runner-up grup A akan jumpa juara grup B, PSCS Cilacap. Pertemuan pertama berlangsung di Stadion Manahan Solo, Rabu (24/6), sedangkan laga kedua di Stadion Wijayakusuma, Minggu (28/6).

”Persibas bukan lawan baru bagi PSIS. Sebelumnya kami pernah jumpa di laga uji coba. Dalam pertandingan di Stadion Satria, PSIS menang 2-0. Akan tetapi, Persibas telah banyak berubah. Mereka membuktikan layak diperhitungkan dengan masuk semifinal,” kata Penasihat Tim PSIS Wahyu ’Liluk’ Winarto.

Pertemuan PSIS dengan Persibas terjadi pada 15 Maret lalu di Stadion Satria. Saat itu, Laskar Mahesa Jenar menang dua gol tanpa balas. Dua gol dilesakkan Ahmad Agung di menit 47 dan Indra Setiawan menit 53. Itu merupakan kekalahan pertama bagi Persibas dalam serangkaian uji coba.

Persibas merupakan tim yang baru promosi ke Divisi Utama musim ini. Skuad besutan Putut Wijanarko melaju ke semifinal setelah mengantongi enam poin dari dua kemenangan. Hasil positif diraih dengan mengalahkan Persip Pekalongan 2-0. Kemudian menundukkan PSCS juga dengan skor yang sama. Semua kemenangan didapat di kandang.

”Kami akan melakoni partai tandang lebih dulu. Kami tidak menyebut hal itu sebuah kerugian atau justru keuntungan. Di mana saja pertandingan, sama saja. PSIS akan tetap tampil all out di mana pun berlaga, baik home maupun away,” tegas Liluk. (bas/aro/ce1)