Tukang Becak Nyalon Independen

Must Read

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

INDEPENDEN : Tasurun dan Hasan Hidayat saat mendaftarkan diri ke KPU Kota Pekalongan kemarin. Mereka mendaftar dalam Pilwakot melalui jalur independen. (Hanafi/jawa pos radar semarang)
INDEPENDEN : Tasurun dan Hasan Hidayat saat mendaftarkan diri ke KPU Kota Pekalongan kemarin. Mereka mendaftar dalam Pilwakot melalui jalur independen. (Hanafi/jawa pos radar semarang)

PEKALONGAN – Tasurun, warga Medono Kota Pekalongan yang pernah menjadi tukang becak memberanikan diri mendaftar menjadi Calon Wali Kota Pekalongan melalui jalur independen atau perseorangan. Dirinya datang bersama pasangannya, Hasan Hidayat yang berprofesi pedagang batik datang ke KPU Kota Pekalongan pada Senin (15/6).

Dirinya datang di hari terakhir pendaftaran calon perseorangan. Bahkan dia juga sudah menyertakan syarat dukungan komplet. Saat ditemui media dia mengaku alasannya ikut mendaftar karena masyarakat kecil juga ingin menunjukkan bisa menjadi pemimpin. “Kita juga ingin jadi pemimpin. Tidak harus orang besar yang berhak saja. Orang kecil pun juga bisa tampil,” jelas pria yang masih mengurusi sampah di Medono ini.

Dijelaskan lebih lanjut, pihaknya dalam proses pencarian dukungan dilakukan dengan swadaya murni tanpa money politics. “Alhamdulillah kami mampu mengumpulkan 30 ribu KTP. Berkas akan kami serahkan ke KPU untuk diverifikasi,” terangnya.
Sementara itu, di hari ke 5 dan terakhir penyerahan berkas dukungan calon perseorangan, juga dihadiri 2 calon lain. Yaitu Sudjaka Martana (Anton) dan Fauzi Umar Al Lahji serta Anis Rosadi dan Kuswanto.

Ketua KPU Basir menjelaskan, dalam Pilkada langsung kali ini, di Indonesia serentak digelar di 269 daerah, sedangkan di Jateng sendiri 21 daerah. “Untuk pencalonan perseorangan di Kota Pekalongan butuh, minimal 25.381 dukungan dari warga Kota Pekalongan,” jelasnya.

Sehingga calon perseorangan yang menyerahkan berkas dukungan, minimal harus bisa memenuhi kuota yang dibebankan. Dalam pendaftaran calon indenpeden kemarin, yang terlihat murni dari calon perseorangan adalah pasangan Tasurun Hasan Hidayat serta Anis Rosadi yang berprofesi sebagai dosen, sedang Kuswanto adalah perwakilan nelayan. Sedangkan pasangan Anton dan Fauzi merupakan pasangan politisi, karena notabene kini masih anggota aktif DPRD dari Partai Golkar. (han/ric)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -