Sudah Terbiasa Digigit Musang

608
HOBI : Para penggemar sedang mempersiapkan musangnya untuk mengikuti lomba musang show di Tegal Waton kemarin. (MUNIR ABDILLAH/JAWA POS RADAR SEMARANG)
HOBI : Para penggemar sedang mempersiapkan musangnya untuk mengikuti lomba musang show di Tegal Waton kemarin. (MUNIR ABDILLAH/JAWA POS RADAR SEMARANG)

TENGARAN – Ratusan pecinta musang se Jawa Tengah, yang tergabung dalam Komunitas Musang Indonesia menggelar gathering di Desa Tegal Waton, Kecamatan Tengaran, kemarin. Kegiatan yang digagas Komunitas Musang Salatiga tersebut, diikuti oleh 300 orang penggemar musang dan 100 musang berasal dari Solo, Semarang, sampai Jakarta.

Ketua penyelenggara gathering musang, Farid, 22, mengatakan kegiatan kumpul pecinta musang untuk memperkenalkan musang kepada masyarakat. Selama ini musang hanya menjadi hewan buruan. Padahal sebenarnya bisa dipelihara dan memiliki nilai jual cukup tinggi. kegiatan ini dilaksanakan dengan mengusung tema stop hunting dan pelihara musang. “Memelihara musang mungkin belum menjadi trend di masyarakat. Tapi jika dilihat, perkembangan komunitas musang juga sudah mulai baik dan banyak peminatnya,” katanya, kemarin.

Ia menambahkan, kendala pemilik musang diantaranya biaya perawatan yang agak mahal. Dan tentu saja harus siap digigit hewan tersebut. Gigitan tidak terlalu kencang dan itu sebagai wujud manja kepada sang pemilik.

Senada diungkap Alfian, 24. Ia mengatakan musang bisa dijadikan sebagai lading bisnis dan banyak yang mulai menangkarnya. Ia mengakui memang tidak mudah untuk musang. Perlu perawatan khusus mulai dari makanan sampai perawatan bulu dan kandang. “Biasanya untuk penghobi menjualnya melalui online atau sesama pecinta musang,” katanya.

Dalam perlombaan musang Show tersebut banyak yang dinilai. Mulai dari kebersihan bulu, gigi, alat reproduksi hewan dan jinak tidaknya saat di depan juri. Dalam waktu dekat komunitas musang ini bakal kembali mengadakan gathering 9 Agustus di Semarang. Sedangkan untuk gathering nasional digelar di Surabaya. “Harapannya dalam waktu dekat masyarakat mulai akrab dengan musang. Agar musang dapat dipelihara layaknya kucing Persia di rumah,” tambahnya. (abd/fth)