Nonton Jambret, Malah Dijotosi

157

BARUSARI – Niat Imam Adi Danial, 19, warga Condrorejo RT 1 RW 10 Muktiharjo Kidul Pedurungan Kota Semarang, awalnya hendak mencari makan malam. Namun di tengah perjalanan, ia dikagetkan adanya kerumunan orang. Informasi yang ia dengar kerumunan orang tersebut karena ada jambret yang tertangkap.

Karena penasaran, Imam bermaksud mendekat untuk melihat peristiwa tersebut. Namun sialnya, ia justru menjadi sasaran pria tak dikenal. ”Saat berdesak-desakan, saya dipukul oleh seorang pria. Saya sendiri tidak tahu apa duduk persoalannya,” kata Imam saat melapor kepada petugas Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Semarang, kemarin.

Dijelaskan, kejadian penganiayaan tersebut terjadi di daerah Tlogosari Pedurungan Semarang pada Minggu (14/6) sekitar pukul 03.30 lalu. ”Saya bermaksud mencari makan bersama teman. Lalu melihat kerumunan orang. Katanya sih ada jambret tertangkap,” katanya.

Imam mengaku saat itu mendekat di tengah kerumunan orang-orang tersebut, tiba-tiba ada seorang pria tidak dikenal mendorong tubuhnya. ”Saya berusaha menjelaskan apa masalahnya. Tapi pria tersebut justru memukul menggunakan tangan kosong tanpa alasan jelas, mengenai muka saya. Dia malah mengancam dan mengaku sebagai anggota polisi,” katanya.

Ia mengaku tidak bermaksud apa-apa. Saat itu, Imam mengaku hanya penasaran karena ada kerumunan orang-orang. ”Dia tidak mau tahu, dan terus membabi buta,” katanya.

Akibatnya, Imam mengalami luka memar di bagian kepala dan mengalami pusing-pusing. Usai menghajar korban, pria tersebut langsung meninggalkan lokasi. Tak terima atas perlakuan tersebut, Imam dengan membawa surat keterangan visum dari dokter, akhirnya melaporkan kejadian yang menimpanya tersebut ke Mapolrestabes Semarang. Saat ini tim Reskrim masih melakukan penyelidikan. (amu/ida/ce1)