SEMARANG –Targetkan pemerimaan pajak sebesar Rp 1,295 triliun hingga akhir tahun 2015 ini, Direktorat Jenderal Pajak (DPJ) tengah mencanangkan sebagai tahun pembinaan Wajib Pajak (WP). Mengusung moto Reach the Unreachable, Touch the Untouchable, DPJ memberikan kesempatan dan mendorong WP untuk mendaftarkan diri dan memperoleh Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).

“Selain itu, diharapkan tahun ini bisa menyampaikan Surat Pemberitahuan (SPT) membetulkan SPT, serta melakukan pembayaran pajak,” kata Kepala Bidang Pelayanan, Penyuluhan, dan Humas (P2Humas) Kanwil DPJ Jateng I Basuki Rahmat.

Dikatakannya, DJP akan menghapus atau mengurangi sanksi administrasi berupa bunga dan denda atas keterlambatan pembayaran dan pelaporan pajak tersebut. Dengan begitu, masyarakat akan semakin mudah mengurus dan melunasi pajak. “Semua denda dan bunga atas keterlambatan pembayaran akan dihilangkan. Diharapkan masyarakat segera mengurus pajak,” imbuh Basuki.

Regulasi tersebut disosialisasikan lewat Kampanye Tahun Pembinaan Wajib Pajak dalam gelaran Color Fun Run akhir pekan kemarin di area car free day Jalan Pahlawan Semarang. Gelaran yang dimulai pukul 05.30 itu mengajak peserta menempuh jarak sejauh 3 km dengan rute Jalan Pahlawan – Simpang Lima – Jalan Gajah Mada – Jalan Moh Suyudi (Kampung Kali) – Jalan MH Thamrin – Jalan Pandanaran – Simpang Lima – Jalan Pahlawan.

Selain memberikan sosialisasi, DPJ juga memberikan aneka hadiah. Sebut saja LED TV, sepeda, handphone, kompor gas, setrika, dan souvenir lainnya. Antusiasme masyarakat terlihat dari ramainya peserta yang mengikuti kegiatan ini. Kanwil DJP Jawa Tengah I terus mengajak masyarakat umum untuk dapat memanfaatkan penghapusan sanksi administrasi pajak yang hanya di tahun 2015. (amh/ida)