Ravi dan David Gabung Tim Pra PON

293
AMUNISI BARU: Kiper asal Jateng, Ravi Murdianto ketika bergabung bersama Timnas U-19 lalu. Kini, kiper asal Grobogan tersebut menjadi amunisi baru tim Pra PON Jateng. (FOTO: Baskoro Septiadi/Radar Semarang)
AMUNISI BARU: Kiper asal Jateng, Ravi Murdianto ketika bergabung bersama Timnas U-19 lalu. Kini, kiper asal Grobogan tersebut menjadi amunisi baru tim Pra PON Jateng. (FOTO: Baskoro Septiadi/Radar Semarang)

SEMARANG – Eks kiper Timnas U-19, Ravi Murdianto bakal menjadi salah satu amunisi baru yang memperkuat tim sepak bola Jateng yang dipersiapkan menghadapi babak kualifikasi PON September 2015 mendatang.

Selain Ravi ada juga nama gelandang serang eks Timnas U-19 Septian David Maulana dan bek PSCS Cilacap Haudi Abdillah yang juga baru bergabung dengan skuat yang diarsiteki Firmandoyo tersebut.

Ketiganya akan mulai bergabung saat tim Pra PON Jateng menjalani pemusatan latihan di Bali 11-15 Juni besok. Dalam pemusatan tersebut, tim besutan Firmandoyo juga akan beruji coba melawan tim PraPON Bali pada Sabtu (13/6) di Stadion Gelora Ngurah Rai, Denpasar.

”Total ada 19 personel, termasuk tiga pemain anyar yang berangkat ke Bali. Rencananya, kami akan berangkat pada Kamis (11/6) petang menggunakan bus dan pulang juga menggunakan perjalanan darat. Ini menjadi pertama kalinya, sepak bola TC di luar Jateng,” ujar Asisten Manajer Tim Pra PON Eko Wahyoedi.

Terkait bergabungnya tiga pemain anyar, Eko mengatakan, pihak manajemen sudah berkomunikasi dengan klub asal pemain yang bersangkutan. Salah satunya Haudi Abdillah yang memperkuat PSCS. Saat ini, PSCS sedang tampil di Polda Jateng Cup 2015.

Begitu juga dengan Ravi dan David yang terikat kontrak dengan klub Indonesia Super League (ISL), Mitra Kukar. Sudah sejak April lalu, Mitra Kukar menghentikan latihan dan pemain dikembalikan ke daerah masing-masing. Termasuk Ravi asal Tegowanu Grobogan dan David dari Semarang.

”Saat ini tidak ada kompetisi ISL maupun Divisi Utama. Sangat disayangkan bila pemain-pemain potensial seperti Ravi dan David tidak memiliki wadah untuk mengasah kemampuan. Karenanya, kami tarik mereka untuk memperkuat Pra PON Jateng,” sambung Eko.

Perburuan terhadap sejumlah pemain muda berbakat tak hanya akan berhenti sampai di situ. Tak menutup kemungkinan, Tim Pra PON Jateng menarik dua pemain asal Semarang yang kini memperkuat Bali United Pusam. Yakni kiper Awan Setho Raharjo dan bek sayap Ricky Fajrin.
Hanya saja hingga saat ini, Bali United yang dibesut Indra Sjafrie masih terus menjalani latihan. Persiapan terus dilakukan meski pelaksanaan kompetisi masih belum jelas. Pihak Tim PraPON Jateng pun akan berkomunikasi dengan Manajemen Bali United terkait rencana tersebut.

”Saat ke Bali, kami akan berkomunikasi dengan Bali United. Bila diperbolehkan, kami akan menarik para pemainnya yang berasal dari Jateng untuk bergabung di pemusatan latihan,” pungkas Eko dihubungi kemarin. (bas/zal)