70 Pembina Paskibra Digembleng

236
DIGEMBLENG: Para pembina Paskibra saat dilatih di lapangan Simpang Lima kemarin. Mereka disiapkan untuk bertugas pada upacara Peringatan Kemerdekaan RI 17 Agustus nanti. (AJIE MH/Jawa Pos RADAR SEMARANG)
DIGEMBLENG: Para pembina Paskibra saat dilatih di lapangan Simpang Lima kemarin. Mereka disiapkan untuk bertugas pada upacara Peringatan Kemerdekaan RI 17 Agustus nanti. (AJIE MH/Jawa Pos RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Mempersiapkan pasukan pengibar bendara (Paskibra) untuk upacara peringatan kemerdekaan RI 17 Agustus mendatang, sebanyak 70 pembina perwakilan dari 35 kabupaten/kota se-Jateng mulai dilatih. Selain dibekali materi seputar kegiatan kepaskibrakaan, para peserta juga digembleng fisik lewat praktik baris-berbaris di lapangan Simpang Lima, kemarin.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dinpora) Jateng Budi Santoso menuturkan, pembina atau pelatih Paskibra harus benar-benar menguasai segala seluk-beluk untuk upacara sakral peringatan kemerdekaan. Jika mereka sudah benar-benar menguasai, diharapkan mampu menyebarkan konsep tersebut kepada para Paskibra di daerah masing-masing.

”Para pembina dan pelatih Paskibraka merupakan agen pendidik para calon anggota Paskibraka untuk melaksanakan kompetensi dasar sebagai individu maupun kelompok. Mereka harus punya pengetahuan dan skill dalam melaksanakan pembinaan dan pelatihan bagi anggota Paskibra. Dengan begitu, keterampilan anggota Paskibra dapat terukur dan disiplin baik sebagai tim maupun pribadi,” ucapnya.

Lewat uji keterampilan baris-berbaris dan formasi pengibaran bendera yang dibina langsung oleh anggota Kodim 0733/BS itu diharapkan mampu mencetak Paskibra yang lebih baik dari tahun kemarin. Menurut Kepala Bidang Kepemudaan Rihayati, regenerasi harus terus dilakukan agar mata rantai nasionalisme tidak terputus. ”Setiap tahun, pasukan Paskibra selalu ganti. Artinya, setahun sekali, harus ada gelaran seperti ini untuk meningkatkan kualitas,” imbuhnya.

Untuk materi, lanjut Rihayati, para peserta akan diberikan materi mengenai penanaman rasa nasionalisme dan bela negara yang diberikan langsung oleh Kemenpora RI. Malam harinya, para peserta akan melewati malam renungan untuk memperkuat mental sebagai generasi muda yang penuh kedisiplinan. (amh/ric/ce1)