Bupati-Wali Kota Diminta Jalan-Jalan

Must Read

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di...

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo secara khusus meminta kepada para bupati dan wali kota di Jawa Tengah untuk turun ke jalan menjelang bulan Ramadan. Tujuannya untuk memastikan bahwa bahan makanan yang dijual di pasaran benar-benar layak konsumsi dan harganya tidak dimainkan spekulan.

”Saya minta seluruh bupati/wali kota untuk jalan-jalan, turun ke pasar dan terminal. Apakah makanan yang beredar sudah layak makan atau belum. Sekalian mengecek jalan di daerahnya masing-masing,” ungkap Ganjar usai Rapat Koordinasi Ekonomi Keuangan dan Industri Daerah (Ekuinda) di Gedung Grahadika Bakti Praja, Jawa Tengah, Senin (8/6).

Ganjar mengakui jika selama ini mulai banyak beredar bahan makanan palsu. Seperti penemuan merica palsu yang terjadi di Kabupaten Pati. Atas hal tersebut, ia telah meminta pemerintah dearah setempat beserta jajaran kepolisian untuk serius mengungkapnya. ”Sudah, saya minta untuk segera ditindak dan dicari titik sumbernya,” imbuhnya.

Dia mengaku khawatir jika bahan makanan yang dikonsumsi masyarakat itu mengandung barang asing yang dapat membahayakan tubuh. Oleh karenanya, ia akan terus mendorong untuk melakukan pencegahan agar peredarannya tidak semakin luas. ”Harus dicek betul apakah benar-benar palsu atau tidak. Jangan-jangan nanti seperti beras plastik yang menjadi isu subversif yang bertujuan untuk mengganggu. Sampai sekarang saya tidak menemukan satu pun,” tandasnya.

Seperti diketahui, akhir pekan lalu masyarakat Kabupaten Pati kembali diresahkan dengan sembako yang diduga palsu. Setelah beberapa waktu lalu digegerkan dengan beras plastik kini muncul kabar beredar merica palsu. Merica palsu itu diduga berasal dari semen putih. Modusnya, merica palsu ini dioplos dengan merica asli untuk mengelabui calon pembelinya. Keresahan tersebut kian meningkat lantaran barang tak layak konsumsi tersebut dikabarkan telah beredar di sejumlah pasar tradisional yang ada di Pati.

Tak ingin isu itu terus meluas, jajaran Polres Pati mulai menggelar razia di sejumlah pedagang yang ada di pasaran. Sejumlah warung dan kios sembako di pasar tradisional didatangi. Dalam operasi tersebut berhasil ditemukan sejumlah merica yang diduga palsu dan langsung diamankan. Selanjutnya, polisi akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut melalui tes laboratorium untuk mengetahui kandungan dalam merica temuan tersebut. (fai/ric/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Latest News

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...

Random News

Janjikan Dapat Rp 1 M Tahun 2017

KAJEN – Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Republik Indonesia, Prof. Dr. Mardiasmo, Selasa (22/12) mendadak melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Pekalongan. Wamenkeu tertarik dengan pengelolaan...

Kontraktor Tombok Rp 17 M

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Kontraktor PT Sinar Cerah Sempurna (SCS) yang telah diputus kontrak karena tidak bisa menyelesaikan hingga batas waktu ketentuan masih meminta perpanjangan....

Juwono Gantikan Bambang Sukarno

TEMANGGUNG—Politisi Par­tai De­mokrasi Indonesia Per­juangan (PDIP) Juwono akhir­nya menjadi anggota DPRD Temanggung menggantikan Bambang Sukarno yang kini menjabat sebagai Bupati Temanggung. Peresmian Juwono tersebut...

Tak Ingin Muspro, Fajar Gandeng Pedagang

WONODRI – Tidak ingin revitalisasi pasar tradisional muspro alias tidak berfungsi karena pedagang enggan menempati bangunan baru, Dinas Perdagangan Kota Semarang, mulai menggelar sosialisasi...

More Articles Like This

- Advertisement -