TERLUKA PARAH: Korban Saiful Mujib, sopir mobil rental menjalani perawatan di RSI Kendal, kemarin. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TERLUKA PARAH: Korban Saiful Mujib, sopir mobil rental menjalani perawatan di RSI Kendal, kemarin. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)

FILE1951web

KENDAL – Aksi sadis pelaku perampokan dengan kekerasan di Jateng semakin meresahkan. Pelaku tidak segan-segan membunuh calon korbannya, meski tidak melakukan perlawanan. Seperti yang dialami seorang sopir mobil rental, Saiful Mujib, 33, warga Kedungwuni Kabupaten Pekalongan. Ia nyaris tewas setelah disabet senjata tajam oleh dua penumpangnya. Beruntung, korban bisa meloloskan diri dan nyawanya bisa diselamatkan.

Perampokan ini bermula ketika Saiful mendapat telefon dari seseorang yang ingin meminjam mobil rentalnya. Ia diminta mengantarkan orang di Kendal yang ingin ke Tegal. “Saya mendapatkan pesanan dari tempat mobil rental saya bekerja untuk mengantarkan dua orang dari Kendal menuju Tegal. Mereka meminta saya menjemput di Kendal,,” katanya, Minggu (7/6).

Menggunakan Toyota Avansa bernomor polisi G 8430 GC korban melaju ke Kendal. Saat sampai lokasi ia bertemu dua orang. Saiful diminta duduk di sebelah sopir sedangkan seorang pelaku mengemudikan mobil. Dan satu orang lainnya duduk di kursi belakang sopir.

Ia mengaku tidak curiga, karena kedua pelaku sifatnya seperti penumpang umumnya dan kondisi jalanan ramai. Sampai di Jalur Pantura Knedal tepatnya di Desa Jenarsari, Kecamatan Gemuh penumpang yang duduk di belakang menyabetkan senjata tajam. Korban terkena sabetan senjata tajam di bagian pipi dan dagu. Kaget, ia langsung mencoba melakukan perlawananan. “Tapi saya justru dikroyok. Saya lantas menekan rem tangan mobil untuk menghentikan mobil,” imbuhnya.

Setelah mobil berhenti, ia pun langsung bergegas keluar dengan luka darah mengucur di pipi dan dagu. Mobil berhenti di depan rumah makan Mekar Sari. Ia lantas berteriak minta tolong. Beruntung teriakan korban didengar warga. Warga akhirnya berhasil menangkap seorang palaku. Sedangkan pelaku lain berhasil melarikan diri.

Korban dilarikan ke Rumah Sakit Islam (RSI) Weleri dan mendapat puluhan jahitan di pipi dan dagu, sementara mobil korban yang berlumuran darah diamankan polisi di Mapolres Kendal. Kasat Reskirm Polres Kendal, IPTU Fiernando Andriansyah mengatakan dua pelaku bernama Musakir dan Kasan. Satu pelaku berhasil diamanakan bernama Musakir, warga Brangsong. “Satu pelaku sudah kami amankan, sementara pelaku lainnya Kasan dalam pengejaran,” katanya. (bud/fth)