KALIPANCUR – Proses penjaringan calon dari partai politik (parpol) memang belum selesai. Namun sejumlah komunitas dan simpatisan telah mendeklarkan diri sebagai pendukung sejumlah calon Wali Kota Semarang periode 2016-2021. Seperti dukungan calon petahana, Hendrar Prihadi.

Kali ini giliran Paguyuban Mantan Lurah/Camat se-Kota Semarang, Tim 9, Persatuan Pedagang dan Jasa (PPJ) serta Paguyuban Kasepuhan yang menyatakan memberikan dukungan baginya. Dukungan tersebut dideklarasikan di Kalipancur, Sabtu (6/6). ”Dukungan ini sekaligus harapan agar Hendrar Prihadi bersedia maju kembali dalam sebagai calon Walikota Semarang periode 2016-2021,” terangnya.

Dijelaskan, pihaknya memberikan dukungan karena menilai pembangunan di kota ini maju pesat di bawah kepemimpinan Hendi, sapaan akrabnya. Hal itu terbukti dengan banyaknya penghargaan yang diraih saat Hendi menjabat sebagai wali kota. ”Kami berharap ia menjadi wali kota yang dekat dengan rakyat kecil, tablig, amanah dan fatonah serta selalu dekat dengan tokoh agama, tokoh masyarakat bahkan wong cilik,” ujar Ketua PPJ Ngadino.

Menanggapi dukungan tersebut, Hendi mengaku sangat berterimakasih. Hal ini membuktikan bahwa perjuangannya untuk kembali memimpin kota ini akan semakin mudah. ”Ya kita butuhkan saat ini adalah dukungan nyata serta kesediaan untuk mengajak orang-orang terdekat untuk mencoblos suara yang benar saat Pilwalkot 9 Desember nanti,” tuturnya. ”Terima kasih juga kepada Tim 9 yang merupakan tim sukses wali kota periode 2009-2014. Saya akan berusaha semaksimal mungkin menjaga amanah ini,” tandasnya.

Sementara itu, ratusan warga asal Wonogiri yang sudah menjadi warga Kota Semarang menyatakan tekad bulad mendukung majunya Widhi Handoko sebagai calon wakil wali kota dari partai PDIP.

Tekad tersebut disampaikan salah seeorang perwakilan anggota Arisan Keluarga Wonogiri di Semarang (Akal Girang) M. Agus di sela pertemuan yang digelar di Ngesrep, Minggu (7/6). ”Tentu ini akan membanggakan kami karena ada putra daerah Wonogiri yang mau berjuang menjadi wakil wali kota. Kami akan bantu sekuat mungkin,” terangnya.

Dijelaskan, ada ribuan warga Wonogiri yang kini bermukim dan tinggal di Semarang. Hal ini tentunya dapat menjadi kekuatan tersendiri sekaligus sebuah kekuatan yang pantas diperhitungkan.

Menanggapi dukungan tersebut, Widhi mengaku bangga dan berterima kasih. Namun ia memasrahkan semua keputusan di tangan DPP PDIP tempatnya mendaftar sebagai balon wawali.

Ia juga menyatakan sudah menjalani semua prosedur dan mekanisme dengan seoptimal mungkin. Mulai dari proses penjaringan, administrasi hingga uji kelayakan yang digelar DPP akhir pekan lalu. ”Tentu saya optimis karena menjalani semua ini dengan sungguh-sungguh dan tidak setengah-setengah. Sekarang tinggal berdoa dan menunggu hasil rekom dari DPP karena usaha terbaik sudah dilakukan,” tutur dosen Magister Hukum Undip ini. (zal/ce1)