Ajang Pemasalan Atlet Bulu Tangkis Demak

641
PERSIAPAN: Para pemain tengah berlatih di GOR KONI sebagai persiapan mengikuti Foundation Kejuaraan Bulu Tangkis Beregu Antar SD/MI Se-Kab Demak. (TAUFIQ R/RADAR SEMARANG)
PERSIAPAN: Para pemain tengah berlatih di GOR KONI sebagai persiapan mengikuti Foundation Kejuaraan Bulu Tangkis Beregu Antar SD/MI Se-Kab Demak. (TAUFIQ R/RADAR SEMARANG)

DEMAK – Pengurus Cabang (Pengcab) Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kabupaten Demak bakal menggelar turnamen Djarum Foundation Kejuaraan Bulu Tangkis Beregu antar SD/MI. Kejuaraan yang akan berlangsung 9–11 Juni 2015 di GOR KONI Demak ini, ditujukan sebagai program pemasalan atlet bulu tangkis di Kabupaten Demak.

Pengurus PBSI Kabupaten Demak Bidang Pembinaan, Jaka Sutrisna, menuturkan, hadirnya kejuaraan khusus tersebut di kota wali dikarenakan pengcab setempat dinilai Pengprov PBSI Jawa Tengah sudah mampu menggelar kejuaraan tingkat cabang atau kejurcab secara rutin. ”Ini merupakan kepercayaan bagi Pengcab PBSI Demak. Tahun sebelumnya kami sudah menggelar turnamen multicabang, kejuaraan yang pesertanya dari kota/kabupaten tingkat eks Karesidenan Semarang. Tahun ini giliran kejuaraan antar SD/MI se-Kabupaten Demak,” tuturnya kemarin di sela persiapan kejuaraan di GOR KONI.

Kejuaraan Djarum Foundation Kejuaraan Bulu Tangkis Beregu antar SD/MI Se-Kab Demak, baru kali pertama ini diselenggarakan oleh Pengcab PBSI Demak. Menurut Jaka, sosialisasi dan penjaringan peserta dilakukan melalui dinas pendidikan setempat, dan juga UPTD (Unit Pelaksana Teknis Dinas) yang ada di kecamatan-kecamatan. ”Dari setiap UPTD paling tidak mengirimkan 3 (tiga) regu putra minimal, dan 3 (tiga) regu putri. Ternyata peserta kali ini semua UPTD di Demak yang berjumlah 14 (empat belas) UPTD mengirimkan wakilnya. Bahkan, khusus UPTD Mranggen melebihi target, mengirimkan 8 (delapan) tim putra dan 4 (empat) tim putri,” paparnya.

Jaka yang juga menjadi Honororium Referee pertandingan Djarum Foundation Kejuaraan Bulu Tangkis Beregu antar SD/MI Se-Kab Demak, menjelaskan, kategori pertandingan terbagi dalam dua bagian, yakni tim putra dan tim putri. Masing-masing kategori memperebutkan trofi dan hadiah uang pembinaan bagi juara satu, dua dan tiga.

Mengenai sistem pertandingan, ditentukan dari tiga pertandingan yang dijalani setiap tim atau regu tiap sekolah. Yakni dua kali laga tunggal di awal, dan terakhir satu laga ganda. Apabila satu tim sudah berhasil memenangi dua laga awal, tim tersebut otomotis dinyatakan menang dan tidak menjalani laga ganda. ”Laga tunggal harus memainkan atlet berbeda. Namun bebas memilih siapa yang bertanding, asal tidak boleh dua kali main. Sedangkan pada pertandingan ganda, tiap pemain bisa main lagi. Tim yang membawa 3 pemain atau lebih sangat diuntungkan karena mereka punya kekuatan lebih untuk menjalani pertandingan itu,” terangnya.

Jaka mengungkapkan, dengan tujuan pemasalan dan pembibitan, dari kejuaraan ini diharapkan terjaring atlet muda yang mempunyai kemampuan menonjol serta memiliki potensi. Dari sini, pengcab PBSI Demak akan memilih pemain untuk ditingkatkan dengan program pembinaan. (fiq/smu/ce1)