Lagi, Dewan Batal Paripurna

Must Read

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di...

Ketua DPRD Kendal Prapto Utono. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Ketua DPRD Kendal Prapto Utono. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KENDAL – Kesan anggota DPRD tidak disiplin diperlihatkan sejumlah anggota DPRD Kendal. Sebab, rapat paripurna Penyampaian Pertanggungjawaban Pelaksanaann APBD Kendal TA 2014 yang dijadwalkan dua kali selalu gagal. Alasanya sama, anggota DPRD malas dan enggan untuk menghadiri rapat paripurna tersebut. Padahal paripurna itu sangat urgen untuk perbaikan dan pembenahan pelaksanaan APBD 2015 .

Paripurna yang semestinya digelar Rabu (1/6), kembali gagal. Dari total 45 anggota DPRD yang datang hanya 10 orang. Yakni sembilan orang dari PDIP dan satu sisanya dari PPP. Padahal, paripurna ini sebenarnya sudah dijawdalkan 13 Mei lalu dan batal terlaksana. Penyebabnya tidak quorum lantaran hanya 12 anggota dewan yang hadir.

Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Kabupaten Kendal terpaksa harus kembali menjadwalkan ulang. “Meskipun sudah dua kali gagal, kami Bamus akan menjadwalkan kembali. Karena paripurna ini sangat penting untuk perbaikan dan pembenahan pelaksanaan APBD 2015 dan kedepannya,” kata Ketua DPRD Kendal, Prapto Utono, Jumat (5/6).

Ia menambahkan, jika rapat sampai gagal dilaksanakan maka dana dari Sisa Lebih Perhitungan Angaran (Silpa) APBD 2014 sebesar Rp 340 miliar akan sia-sia. Sebab, dana itu tidak akan dapat digunakan di APBD perubahan 2015. “Jika tidak ada pembahasan dari rapat paripurna, maka Silpa yang tinggi tidak akan muncul pada di pembahasan APBD Perubahan. Hasilnya, dana yang begitu besar tidak dapat digunakan sama sekali untuk pembangunan,” imbuhnya.

Sebagai pimpinan dewan, Prapto mengaku kecewa dengan para anggotanya. Sebab, anggota dewan merupakan wakil rakyat yang harusnya membela kepentingan rakyat. “Sangat disayangkan, dana Rp 340 miliar lebih, sedianya bisa digunakan dan dimaksimalkan untuk pembangunan terutama infrastruktur,” tambahnya.

Ketua Fraksi PDIP DPRD Kendal, Tri Purnomo menambahkan, jika kondisi ini terus terjadi jelas anak mempengaruhi pembangunan 2015. Sebab dari Silpa tidak dapat digunakan di APBD perubahan. “Kalau menurut saya, kesalahan penyerapan anggaran APBD yang tidak maksimal nantinya bukan kesalahan eksekutif di pemerintahan Kendal saja. Tapi Anggota DPRD juga memiliki dosa yang sama besarnya. Karena Rapat Paripurna seperti ini, justru mereka banyak yang tidak hadir tanpa keterangan,” katanya.

Ia sendiri mengaku tidak mengetahui persis alasan para dewan banyak yang mangkir. Sebab untuk hadir atau tidak itu urusan masing-masing. “Tapi sebagai anggota dewan semestinya memiliki semangat dan tujuan untuk mengawal pembangunan yang sudah direncanakan bersama,” imbuhnya.

Wakil Ketua DPRD Kendal, Taufiqullah mengatakan, banyaknya anggota dewan yang mangkir rapat paripurna karena kecewa dengan pihak eksekutif. Yakni banyaknya anggaran dan aspirasi dewan yang tidak diserap oleh pemerintahannya Bupati Widya Kandi Susanti. Ia meminta, persoalan ini segera diselesaikan secara ‘adat’. Yakni Pemkab Kendal dan para anggota dewan mengalah dan mengajak seluruh anggota DPRD untuk duduk bersama menyelesaikan persoalaan yang ada.

Ia mengaku, banyaknya anggota DPRD mangkir rapat paripurna lantaran aspirasi dewan banyak yang tidak ditampung eksekutif. “Banyak anggota dewan yang kecewa dengan eksekutif yang terkesan banyak mengenyampingkan usulan dari dewan,” katanya. (bud/fth)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Latest News

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...

Random News

Pekerja Rumahan Tuntut Hak

SEMARANG – Sejumlah pekerja rumahan dari Kabupaten Semarang, Senin (14/12) mendatangi kantor Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Kependudukan (Disnakertransduk) Jawa Tengah. Mereka menuntut adanya...

Genangan Air Capai 50 Sentimeter

GAYAMSARI - Genangan banjir rob yang terjadi sejak 15 hari belakangan ini di Jalan Muktiharjo Raya terus meninggi. Bahkan, tingginya kini sudah mencapai 50...

Berharap FIFA dan AFC Hasilkan Solusi

SEMARANG - Delegasi FIFA dan AFC akhirnya datang ke Indonesia, kemarin. Setelah bertemu dengan PSSI di Senayan, mereka berjumpa dengan Presiden RI Joko Widodo...

Optimus Prime dari Barang Bekas

SALATIGA - Suasana selasar Kartini, kemarin mendadak riuh. Anak – anak SD di kagetkan dengan kedatangan Optimus Prime (OP), robot yang berada di film...

More Articles Like This

- Advertisement -