LAPOR LAGI : Selamet Sukandar menunjukkan surat laporan ke Bupati Batang atas dugaan perselingkuhan yang dilakukan Kades Sumur Banger dengan istrinya. "(TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
LAPOR LAGI : Selamet Sukandar menunjukkan surat laporan ke Bupati Batang atas dugaan perselingkuhan yang dilakukan Kades Sumur Banger dengan istrinya. “(TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)

BATANG-Selamet Sukandar, 48, warga Dukuh Sari Desa Sumur Banger RT 05 RW 03, Kecamatan Tersono, Kabupaten Batang, melaporkan kepala desa (kades)-nya, Minal Khosirin, 51, kepada Bupati Batang, Yoyok Riyo Sudibyo, Jum’at (5/6) siang kemarin. Atas dugaan perselingkuhan kades dengan istrinya.

Selamet Sukandar mengungkapkan bahwa langkahnya kembali melapor kepada bupati, lantaran kades yang bersangkutan berdalih bahwa perselingkungan kades dengan isterinya hanya rekayasa politik dirinya. Padahal dirinya adalah tim sukses sang kades yang sekarang menjabat, bukan dari lawan politik.

“Ini bukan rekayasa politik sebagaimana yang dituduhkan kades. Karena itu, saya minta kepada Bupati Batang agar Kades Sumur Banger diberikan sanksi sesuai kesalahannya,” tandas Selamet sambil menunjukkan surat aduan ke Bupati Batang.

Mito, 34, warga Dukuh Sari Desa Sumur Banger RT 05 RW 03, Kecamatan Tersono, Kabupaten Batang adalah saksi yang sudah diperiksa Ketua BPD dan Inspektorat Pemkab Batang. Menurutnya, kejadian itu mencuat saat Kades Minal Khosirin dia tegur lantaran merangkul istri orang di tengah jalan. Namun kejadian serupa justru diulangi di rumah Selamet Sukandar, saat keadaan rumah sedang sepi. “Sekarang saya dan warga yang istrinya diselingkuhi, justru akan dilaporkan ke polisi karena pencamaran nama baik,” tandas Mito.

Minal Khosirin ketika dikonfirmasi menegaskan bahwa dirinya akan menuntut balik warganya yang telah melaporkan dirinya kembali ke Bupati Batang. Sehingga nama baiknya semakin tercemar. “Kalau terbukti saya tidak bersalah, yang melaporkan saya ke Bupati akan saya tuntut balik di Polres Batang,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Inspektorat Pemkab Batang, Isnanto mengaku telah memeriksa 4 orang saksi, yang terdiri atas pelapor, Ketua RT 05 Desa Sumur Banger, dan dua warga yang kerap melihat kades ketika bersama istri orang lain tersebut.

Saat ini, katanya, pihak Inspektorat sedang merangkum hasil pemeriksaan. Selanjutnya, akan diserahkan kepada Bupati Batang. “Inspektorat hanya menindaklanjuti laporan warga dan tidak ada unsur rekayasa poltik,” jelas Isnanto. (thd/ida)