Arifin Absen, Dofir Siapkan 2 Center Bek

Must Read

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

DISIAPKAN: Dua center bek muda Anhar Latif (16) dan M. Tegar Pribadi (3) disiapkan untuk turun sebagai starter di laga kandang melawan PSIR Rembang, Minggu (7/6) besok. (NURCHAMIM/RADAR SEMARANG)
DISIAPKAN: Dua center bek muda Anhar Latif (16) dan M. Tegar Pribadi (3) disiapkan untuk turun sebagai starter di laga kandang melawan PSIR Rembang, Minggu (7/6) besok. (NURCHAMIM/RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Arsitek PSIS Semarang harus berpikir ekstrakeras untuk menyusun komposisi starting eleven mereka jelang menjamu PSIR Rembang dalam laga lanjutan Polda Jateng Cup 2015 di Stadion Jatidiri Semarang Minggu (7/6) besok. Terutama untuk pos center bek, tim Mahesa Jenar hampir pasti tidak bisa menurunkan stopper M. Arifin. Bek asal Cilacap itu absen lantaran harus menyelesaikan keperluan keluarga hingga akhir pekan nanti.

”Arifin izin karena ada keperluan keluarga. Ya, kami tidak memaksa karena untuk turun di turnamen kali ini pemain memang tidak terikat kontrak, karena prinsipnya turnamen ini diadakan dari pemain untuk pemain,” terang juru ramu PSIS, M. Dofir.

Tak hanya Arifin, satu pos stopper lagi yang biasa diisi oleh kapten Fauzan Fajri juga terancam tidak bisa diisi oleh mantan kapten PON Jateng di Riau 2012 itu. Fauzan sedikit bermasalah dengan engkel kaki kanannya ketika turun di laga versus Persis Solo lalu.

Sebagai gantinya, M. Dofir tengah menyiapkan dua bek muda yang selama ini selalu mengisi bench cadangan PSIS, yakni M. Tegar dan Anhar Latif. Memang pilihan tersebut penuh risiko, mengingat M. Tegar selama turnamen belum pernah sekalipun diturunkan. Sedangkan Anhar Latif, tercatat baru sekali turun ketika menggantikan Fauzan Fajri pada duel lawan Persis Solo lalu.

”Memang keduanya masih minim jam terbang. Namun dengan kemampuan yang dimiliki keduanya, kami optimistis mereka mampu tampil maksimal,” kata Dofir.

Untuk lini lain, seperti lini tengah, pelatih asal Jawa Timur itu mengaku tidak akan banyak melakukan perombakan. Trio M. Yunus, Franky Mahendra dan Bakori Andreas kemungkinan masih akan menjadi pilihan utama Dofir.

Di lini penggempur, dua bomber muda yang tengah dalam kondisi on fire, yakni Hari Nur dan Johan Yoga diprediksi bakal kembali memberi kontribusi positif pada tim Mahesa Jenar di laga versus PSIR besok.

”Kami manfaatkan sisa waktu ini untuk membenahi kekurangan yang ada. Terutama kreativitas penyerangan dari lini tengah ke depan yang masih belum maksimal di dua pertandingan terakhir kemarin,” ujarnya. (bas/aro/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -