BERTAHAN LAMA: Penjualan batu akik dan batu mulia, saat ini begitu banyak dijumpai diberbagai tempat. Mulai pasar tradisional hingga di mal-mal. (NURCHAMIM/RADAR SEMARANG)
BERTAHAN LAMA: Penjualan batu akik dan batu mulia, saat ini begitu banyak dijumpai diberbagai tempat. Mulai pasar tradisional hingga di mal-mal. (NURCHAMIM/RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Para penjual batu akik optimistis jika bisnis yang saat ini sedang booming ini akan tetap moncer. Mereka tak yakin jika tren batu-batuan ini hanya sesaat seperti ketika fenomena ikan louhan atau tren tanaman daun gelombang cinta beberapa waktu silam.

“Kalau tanaman atau binatang itu kan bisa dibudidaya, jadi berkembangnya cepat. Jadi ada kemungkinan trennya merosot karena populasinya akan makin banyak, sementara peminatnya kalangan-kalangan tertentu. Kalau batu akik ini kan sumberdaya alam. Jumlahnya terbatas, jenisnya berbeda-beda di setiap daerah, dan peminatnya hampir semua kalangan,” ungkap Vanda, Sekretaris Gemstone Semarang Community (GSC).

“Kalau soal harga, batu akik memang tidak ada standar. Tapi ada semacam patokan nonresmi pasar. Misalnya, opal kalimaya yang sudah keluar jarongnya (semburat warna-warni ketika terkena sinar, Red) biasanya dijual Rp 3-5 juta,” tambahnya.

Vanda mengaku, bacan dan batu gambar masih menjadi tren akik. Apalagi, sekarang tengah gencar kontes khusus dua varian tersebut. “Kalau menang kontes kan harganya jadi naik drastis. Itu salah satu daya dongkrak tenarnya batu gambar dan bacan. Di samping itu, batu gambar memang punya daya tarik tersendiri karena tergolong aneh dan pasti tidak ada kembarannya,” tuturnya.

Beberapa jenis lain, terutama yang khas daerah, lanjutnya, belakangan juga banyak diburu kolektor. Black opal kalimaya misalnya. Kalau ada yang benar-benar sempurna, dari serat dan kandungan kapur, harganya bisa melejit.

Sementara itu, Pemilik Koboi Stone Bambang Al Hadi menambahkan, batu akik bukan semata untuk penghias jari saja. Ada beberapa jenis batuan yang dipercaya mampu meningkatkan metabolisme tubuh. “Seperti jenis black opal atau badar besi misalnya. Kedua varian itu bisa memperlancar peredaran darah dan menetralisir racun ringan,” paparnya. (amh/smu)