Lima Kecamatan Dilanda Kekeringan

159

DEMAK – Datangnya musim kemarau membuat lima kecamatan di Demak mengalami kekeringan. Yakni, Guntur, Karangawen, Mranggen, Sayung dan Karangtengah. Akibatnya, banyak lahan pertanian yang mengalami kekurangan air. Dampaknya, tanaman padi terancam puso karena tidak berisi.

Anggota Fraksi PDIP, Suharno mengungkapkan, banyak tanaman yang kekurangan air. Sebab lima daerah ini memang mayoritas tadah hujan. Sedangkan, sekarang ini sudah tidak ada hujan lagi karena memasuki musim kemarau. “Meski demikian, kita berharap dinas terkait baik Dinas Pertanian maupun Bagian Pengairan DPUPPE untuk memikirkan nasib para petani lima daerah ini. Bagaimana caranya petani bisa memperoleh air untuk tanaman mereka,”katanya, kemarin.

Ia menambahkan, salah satu caranya adalah menormalisasi waduk Jragung yang mengalirkan air ke Kali Tuntang. Upaya tersebut, kata dia, memang membutuhkan banyak anggaran. Namun, kesejahteraan petani mestinya dipikirkan. “Para petani mengalami kerugian besar karena tidak bisa panen akibat kekurangan air. Saluran skunder tidak fungsi karena memang tidak ada air tersebut. Embung yang terbatas juga tidak banyak membantu,” tambahnya.

Anggota DPRD dari Partai Nasdem, Mohammad Yasin berpendapat sama. Dia berharap, ada solusi dari pemerintah daerah agar petani di wilayah lima kecamatan tersebut dapat menikmati panen. Sebab persoalan air merupakan hal yang sangat penting untuk tanaman. “Karena itu, ketersediaan air harus dipikirkan,” katanya. (hib/fth)