LUDES TERBAKAR: Rumah di Aspol Sendangmulyo, Tembalang yang terbakar kemarin. (ADITYO DWI/ JAWA POS RADAR SEMARANG)
LUDES TERBAKAR: Rumah di Aspol Sendangmulyo, Tembalang yang terbakar kemarin. (ADITYO DWI/ JAWA POS RADAR SEMARANG)

KEDUNGMUNDU – Sebanyak empat rumah dinas anggota Polri di Asrama Polisi (Aspol) Sendangmulyo RT 02 RW 10 Semarang, Rabu (3/6) pagi dilalap si jago merah. Empat rumah yang terbakar adalah rumah nomor C-3, C-4, C-5, dan C-6. Empat rumah tersebut diketahui dihuni oleh keluarga Ita, 30, Tuti, Sarjono, dan Heri. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun kerugiannya diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Semarang menyebutkan, kebakaran terjadi sekitar pukul 06.15. Sumber api diduga berasal dari rumah nomor C-4 yang dihuni Ita. Kobaran api yang semakin membesar merambat ke sisi kanan rumah, serta ke dua rumah lainnya.
Saat kejadian, rumah kosong ditinggal Ita bekerja. Sedangkan pembantu rumah korban, bernama Nur Aini, saat kejadian tengah berada di rumah Tuti, tetangga sebelah. ”Saat itu saya diminta tolong Bu Tuti untuk membantu masak,” kata Nur Aini.

Nah, saat Nur Aini berada di tempat Tuti yang menghuni rumah nomor C–5 bersama salah satu anak Tuti yang masih duduk di bangku SMP, tiba-tiba ia mencium bau kabel terbakar. Karena penasaran, Nur ke luar rumah. Betapa terkejutnya Nur saat melihat kepulan asap membumbung tinggi keluar dari rumah nomor 4 yang tak lain milik majikannya.

”Ada bau kabel terbakar. Saya coba cari, justru melihat asap di rumah majikan. Saya langsung berteriak minta tolong,” ceritanya dengan wajah masih shock.

Melihat api yang kian membesar, dengan sekuat tenaga Nur berusaha menyelamatkan barang-barang berharga milik majikannya. Ia juga dibantu warga sekitar yang berdatangan.

Tapi api yang cepat berkobar membuat Nur tak mampu menyelamatkan banyak barang. Hanya satu kendaraan bermotor dan beberapa dokumen penting saja yang berhasil diselamatkan. ”Tidak bisa menyelamatkan banyak barang. Saya juga berusaha keluarkan tabung gas,” paparnya.

Kobaran api pun merambat ke rumah Tuti, Sarjono, dan rumah nomor C-6 milik Heri. Kebakaran di rumah Tuti, sempat menghanguskan semua dokumen penting dan seragam dinas. ”Habis semua. Pakaian, seragam juga habis. Tinggal satu yang saya pakai ini,” kata Tuti sedih.

Kejadian itu langsung dilaporkan ke Dinas Kebakaran Kota Semarang. Tak berselang lama, empat mobil blanwir tiba di lokasi. Setelah berjibaku, akhirnya korban api berhasil dijinakkan sekitar pukul 10.00.

Kapolsek Tembalang, Kompol Ibnu, mengatakan, hingga kemarin penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan oleh petugas Laboratorium Forensik (Labfor) Mabes Polri Cabang Semarang. Dugaan sementara sumber api berasal dari kompor yang lupa dimatikan. Kerugian kebakaran sendiri diperkirakan mencapai ratusan jutaan rupiah. ”Tidak ada korban jiwa, penyebabnya belum tahu karena masih dalam penyelidikan,” katanya. (den/aro/ce1)