OLAH TKP: Petugas Polres Kendal dan Polsek Kaliwungu melakukan olah TKP di lokasi penemuan maayat wanita yang diduga dibunuh. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
OLAH TKP: Petugas Polres Kendal dan Polsek Kaliwungu melakukan olah TKP di lokasi penemuan maayat wanita yang diduga dibunuh. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KENDAL – Seorang wanita kondisi setengah telanjang ditemukan tewas tergeletak di lahan kosong di jalan Arteri Kaliwungu. Mayat perempuan yang diduga adalah seorang pemandu karaoke (PK) diduga tewas akibat dibunuh. Dugaan itu semakin kuat, karena ada luka serius dibagian kepala. Selain itu, mayat ditemukan dalam kondisi setengah telanjang. Pakaian bagian atas masih menempel, sedangkan celana maupun celanda dalam sudah dalam kondisi terlucuti.

Penemuan mayat wanita setengah telanjang ini, kali pertama di temukan petani yang hendak ke sawah. Mayat yang hanya mengenakan baju motif bunga tanpa celana ditemukan telentang Dugaan yang mengarah korban adalah PK diketahui setelah polisi melakukan olah TKP penemuan mayat. Dilakokasi tersebut, ada sejumlah PK dan mami atau germo yang ikut menyaksikan. Para PK menyebutkan jika korban bernama Amel. Sebab, tato di punggung bergambar bunga dan tato di lengan tangan bertuliskan nama Amel. Selain itu, pakaian yang dikenakan oleh mirip pakaian Amel saat terakhir kali pergi pada Senin (1/6) lalu.

Seorang PK, nampak kebingungan dan pingsan setelah melihat jenasah wanita paruh baya yang ditemukan tewas di ladang kosong di jalan Arteri Kaliwungu Kendal sebelah timur rumah makan Sakinah. Wanita yang diketahui bernama Vera yang mengaku jika koran adaah teman dekatnya. Vera mengaku bekerja sebagai PK dan pekerja seks komersial (PSK) di komplek lokalisasi Gambilangu (GBL) memberikan keterangan jika korban bernama Amel. “Saya tidak yakin mas, tapi dari bajunya persis yang kita beli bersama. Kalau lihat dari tato di lengannya memang itu mirip tato mbak Amel,”katanya, kemarin.

Vera mengaku, jika Amel seorang PK yang dulu pernah satu kost kerja di salah satu tempat karaoke di lokalisasi GBL. “Saya belum yakin, tapi kalau itu mbak Amel dulu ia pernah satu kos dan kerja bareng,”imbuhnya.

Kasat Reskrim Polres Kendal, IPTU Fiernando Andriansyah mengatakan identitas mayat setengah telanjang ini masih belum pasti. Polisi masih memeriksa keterangan sejumlah rekan korban guna memastikan identitasnya. Perhiasan berupa anting, kalung serta jam tangan masih menempel di tubuh wanita yang berusia sekitar 40 tahun. “Di lengan kiri korban terdapat tato bertuliskan Amel dan di punggung korban juga terdapat tato bunga. Tapi kita belum memastikan identitas mayat tersebut, karena masih perlu keterangan dari saksi,” katanya.

Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara dan menyisir sekitar lokasi penemuan mayat untuk mencari petunjuk. Polisi menduga korban dianiaya di lokasi lain dan mayatnya dibuang di lokasi tersebut. Untuk memastikan penyebab korban tewas, mayat wanita setengah telanjang ini dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Semarang untuk otopsi. Sementara polisi memeriksa sejumlah saksi, termasuk wanita yang diduga mengenal korban. Kasus penemuan mayat wanita setengah telanjang ini masih dalam penanganan unit Reskrim Polsek Kaliwungu dan Polres Kendal. (bud/fth)