NURCHAMIM/RADAR SEMARANG
NURCHAMIM/RADAR SEMARANG

Seorang remaja tengah memilih tas-tas rajutan dalam pameran UMKM. Aneka tas warna-warni ini terbuat dari bahan benang yang dipintal dan pernah tren di era tahun 80an. Kini tren ini kembali diangkat, oleh perkumpulan remaja seni Dusun Kandri, Gunung Pati, Kota Semarang, yang dibina Disperindag Kota Semarang. Saat ini penjualan tas-tas ini sampai mampu menembus ke Jepang serta kota-kota besar di Indonesia. Harga tas-tas ini dijual mulai dari harga 1,5 juta karena proses pembuatan yang memakan waktu yang lama.