Pabrik Pengolah Lemak Terbakar

131

SALATIGA-Musibah kebakaran terjadi di rumah sekaligus tempa usaha milik Munif Rosadi yang berada di Jalan Patimura Nomor 113 Domas Sidorejo, Minggu (31/5) petang kemarin. Kebakaran di rumah usaha yang digunakan untuk mengolah minyak goreng hewani atau lemak, diduga disebabkan sambaran api dari kompor. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini, namun kerugian ditaksir mencapai Rp 32 juta.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun Jawa Pos Radar Semarang, kebakaran tersebut pertamakali diketahui Puryamti Handayani, penjual susu jahe yang berada di depan lokasi kejadian. Sekitar pukul 17.30, Yani mengaku melihat kobaran api di atap rumah usaha milik Munif. Penjual susu segar itu melihat ada cahaya terang dari rumah korban yang dibarengi dengan bunyi letusan kecil. Ia lantas memberitahu warga sekitar yang kemudian datang dan mendobrak pintu, ternyata api sudah membesar.

Beruntung, dua unit pemadam kebakaran dan petugas dari Polsek Sidorejo dibantu warga sigap memadamkan api yang sudah merambat ke genting rumah. Api berhasil dipadamkan dan tidak sempat merambat ke rumah warga lainnya.

Sementara pemilik rumah usaha, Munif mengatakan api berasal dari kompor gas yang ia gunakan untuk mengolah minyak hewani. Munif mengaku lalai karena lupa mematikan kompor sehingga api kemudian membesar. Api sebenarnya sempat dipadamkan dengan pasir namun terus membesar.
“Saya lupa mematikan api karena mau salat magrib. Kompor itu biasa saya gunakan untuk mengolah bahan minyak hewani. Sebenarnya saya dan warga sudah berusaha mematikan sumber api, namun api terus membesar,” terangnya.

Kapolsek Sidorejo AKP Jumaeri yang berada di lokasi mengatakan sumber api berasal dari kompor milik korban yang digunakan untuk mengolah minyak. “Akibat kejadian ini, kerugian mencapai Rp 32 juta meliputi bangunan Rp 20 juta dan alat serta bahan mengolah minyak Rp12 juta,” terangnya. (sas/ida)