El Nino Sebabkan Udara Menyengat

152

KALIBANTENG – Suhu udara di Kota Semarang beberapa hari terakhir sangat panas. Ini lantaran dipengaruhi oleh fenomena alam yang biasa terjadi di Indonesia secara periodik akibat pengaruh topografi di Indonesia, serta pengaruh angin Monsun Barat dan Monsun Timur. Angin Monsun merupakan angin yang berbalik arah secara musiman, yang disebabkan oleh perbedaan sifat termal antara benua dan lautan.

Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG, Stasiun Klimatologi Klas I, Semarang, Reni Kraningtias, menjelaskan, fenomena alam yang sering disebut El Nino ini terjadi di lautan Pasifik yang memiliki tekanan udara yang rendah. Hal ini menyebabkan perpindahan tekanan udara serta masa uap air di Indonesia, terutama Jateng, bergerak ke lautan Pasifik.

”Akibat fenomena itu, daratan mengalami peningkatan suhu udara di atas 30 derajat celcius, sehingga kita sering merasakan hawa panas yang menyengat ketika beraktivitas di luar rumah,” kata Reni Kraningtias kepada Jawa Pos Radar Semarang kemarin.
Reni menambahkan, jika sebagian wilayah Jateng saat ini sudah memasuki musim kemarau. Meski begitu, berpindahnya suhu udara dari daratan ke laut Pasifik membuat perairan di lautan menjadi hangat sehingga tetap menimbulkan hujan.
”Air yang hangat akan meluap, sehingga masih bisa terjadi awan hujan walaupun dengan skala kecil, yakni sekitar 50 mm dalam satu dasarian,” jelasnya.

Menurut dia, fenomena El Nino juga akan berpengaruh pada datangnya musim hujan pada 2016 mendatang. Bahkan diprediksi, musim kemarau akan berlangsung lebih panjang dari tahun-tahun sebelumnya. ”Pengaruhnya pada lebih panjangnya musim kemarau yang membuat musim hujan terlambat datang,” ujarnya.

Musim kemarau yang berlangsung panjang ini, kata dia, akan berpotensi terjadi kekeringan di beberapa daerah yang ada di Jateng. Untuk mengantisipasi kekeringan, ia mengimbau agar warga ataupun petani bisa menghemat konsumsi air bersih. ”Kekeringan akan terjadi cukup panjang, jadi mulai sekarang kita harus menghemat penggunaan air,” pesannya. (den/aro/ce1)