WISUDA : Ketua STIQ Islamic Centre Demak H Ni’am Anshori MH didampingi Ketua Program Studi, H Masrokhan MPdI saat mewisuda mahasiswa lulusan sarjana S1 di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Demak, kemarin. (Wahib pribadi/jawa pos radar semarang)
WISUDA : Ketua STIQ Islamic Centre Demak H Ni’am Anshori MH didampingi Ketua Program Studi, H Masrokhan MPdI saat mewisuda mahasiswa lulusan sarjana S1 di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Demak, kemarin. (Wahib pribadi/jawa pos radar semarang)

DEMAK – Sekolah Tinggi Ilmu Alquran (STIQ) Islamic Centre Demak, kemarin, mewisuda sebanyak 34 mahasiswa sarjana S1. Terdiri dari, 20 wisudawan dan 14 wisudawati. Yang membanggakan adalah, dari jumlah yang diwisuda tersebut, 12 diantaranya sudah hafidz hafidzah (hafal Alquran).

Para wisudawan wisudawati berasal dari Program Studi (Prodi) Ilmu Alquran dan Tafsir Fakultas Ushuluddin. Wisudawan terbaik adalah Khoirun Ni’am dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,82. Prosesi wisuda melalui rapat senat yang dipimpin Ketua STIQ H Ni’am Anshori MH bertempat di Aula Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Demak tersebut berlangsung meriah. Sebab, selain mengenakan pakaian toga lengkap, para wisudawan saat memasuki ruangan wisuda juga diiringi dengan musik rebana. Para wisudawan dan wisudawati pun tampak sumringah dengan status gelar yang disandangnya setelah berjuang dalam beberapa tahun ini.

Hadir dalam wisuda kesatu ini, antara lain Koordinator Perguruan Tinggi Agama Islam (Kopertais) X Wilayah Jateng, Prof Dr H Muhibbin MAg, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora) Demak, H Mukhtar Lutif dan Penceramah Ilmiah Dr Abdul Choliq MT.

Ketua STIQ, H Ni’am Anshori mengungkapkan, setelah diwisuda ini, para wisudawan dan wisudawati tersebut diharapkan dapat mengamalkan ilmu yang diperolehnya tersebut dengan sebaik-baiknya. Selain dilandasi pengembangan nilai-nilai Alquran, mereka juga menjadi duta dalam mencerdaskan masyarakat. “Nilai-nilai Alquran ini sangat penting dalam membentuk karakter masyarakat yang Islami,” jelas Ni’am Anshori.

Ketua Program Studi Fakultas Ushuluddin STIQ, H Masrokhan MPdI mengatakan, lulusan STIQ yang telah diwisuda tersebut memiliki kelebihan tersendiri. Sebab, sebagian diantaranya telah hafal Alquran. “Jadi, ini potensi besar yang dimiliki STIQ,” katanya.

Ketua panitia wisuda, H Asyiqin Muhtarom SIP MM, mengatakan, lulusan STIQ diharapkan mampu mengembangkan kelimuannya demi kemajuan bangsa yang beradab. Karena itu, wisuda yang mengambil tema meningkatkan gerakan moralitas yang modern dan religius tersebut sangat tepat bila para lulusan STIQ dalam mengamalkan ilmunya dapat mengaplikasikannya sesuai kandungan Alquran. “Selain itu, kita mengajak para wisudawan untuk mengamalkan nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945 sebagai pilar negara,” katanya. (hib/sct/ric)