DIKAWAL KETAT: Pemain PSIS dikawal tiga pemain Persijap Jepara dalam laga super ketat di Stadion Jatidiri Semarang kemarin. Dalam pertandingan Polda Jateng Cup 2015 itu, PSIS unggul 1-0. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DIKAWAL KETAT: Pemain PSIS dikawal tiga pemain Persijap Jepara dalam laga super ketat di Stadion Jatidiri Semarang kemarin. Dalam pertandingan Polda Jateng Cup 2015 itu, PSIS unggul 1-0. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Bakori Andreas menjadi pahlawan bagi PSIS dalam lanjutan Polda Jateng Cup 2015 yang berlangsung di Stadion Jatidiri Semarang, Minggu (31/5) sore kemarin. Satu golnya yang dicetak pada menit ke-74 mampu mengempaskan tim tamu, Persijap Jepara.

Seperti yang diperkirakan sebelumnya, laga ini berjalan alot. Rivalitas kedua tim membuat laga berlangsung ketat. Sepanjang babak pertama, PSIS tampak kesulitan menjebol gawang Persijap. Serangan tuan rumah yang mengandalkan striker Harry Nur berkali-kali kandas di hadapan bek Persijap, Anam Syahrul. Anam yang musim lalu membela PSIS seperti tahu betul bagaimana menghentikan serangan PSIS.

Seakan tidak mau kalah dengan PSIS, Persijap juga berkali-kali melancarkan serangan. Namun kesebelasan berjuluk Laskar Kalinyamat itu juga tak mampu menjebol gawang PSIS yang dijaga Ega Rizky. Hingga turun minum, kedudukan masih imbang, 0-0.

Pada babak kedua, pelatih PSIS M. Dofir melakukan perubahan komposisi pemainnya. Sang arsitek memasukan Johan Yoga Utama menggantikan gelandang bertahan Vidi Hasiholan. Johan Yoga yang berduet dengan Harry Nur di lini depan, membuat serangan PSIS lebih bervariatif.

Serangan bertubi-tubi PSIS akhirnya membuahkan hasil. Berawal dari sepak pojok M. Yunus, terjadi kemelut di depan gawang Persijap. Kiper Persijap, Feri Bagus, terjatuh setelah berbenturan dengan rekannya sendiri. Dengan jeli, Bakori Andreas menyundul bola ke gawang yang sudah kosong. PSIS unggul 1-0.

”Satu gol dirasa cukup untuk mengantarkan PSIS meraih kemenangan,” kata Direktur Teknik PSIS, Setyo Agung Nugroho.

Diakui, Persijap memberikan perlawanan yang sengit. para pemain tim tamu juga sangat disiplin dalam menjaga pemain PSIS. Sehingga penjagaan tersebut membuat ruang gerak pemain PSIS sedikit berkurang.

Atas kemenangan tersebut, Laskar Mahesa Jenar memimpin Grup A Polda Jateng Cup 2015 dengan enam poin. Sedangkan Persijap Jepara harus puas turun di peringkat ketiga digeser Persis Solo. Di waktu yang bersamaan, Persis pesta gol 7-1 menjamu PSIR Rembang di Stadion Manahan.

Pelatih Persijap Anjar Jambori mengatakan, anak-anak asuhnya sudah bermain dengan luar biasa. Namun, memang harus diakui, PSIS lebih unggul. (mar/jpnn/aro/ce1)