OLAH TKP: Petugas Satlantas Polres Kendal melakukan olah TKP di lokasi kejadian tabrakan beruntun tiga sepeda motor di Jalan Soekarno-Hatta, kemarin. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
OLAH TKP: Petugas Satlantas Polres Kendal melakukan olah TKP di lokasi kejadian tabrakan beruntun tiga sepeda motor di Jalan Soekarno-Hatta, kemarin. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KENDAL – Kecelakaan maut terjadi di Jalur Pantura Kendal tepatnya jalan Soekarno-Hatta, Kecamatan Patebon. Dalam insiden itu, satu korban tewas yakni Sutarmin, 63, warga Desa Kartika Jaya, Patebon. Ia tewas setelah terjatuh akibat sepeda motor yang dikendarai bersama anaknya, Tri Hartati terjatuh setelah diserempet sepeda motor dari arah belakang. Saat bersamaan, Sutarmin dan Hartati yang jatuh langsung disambut sepeda motor G 2234 NU yang dikendarai Nur Faud,22, warga Patebon.

Sutarmin dilindas oleh Nur Faud yang hanya berjarak sekitar 10 meter dari lokasi posisi ia terjatuh. Sutarmin mengalami luka parah berupa patah tulang rusuk dada dan benturan kepala. Sementara Hartati masih beruntung, ia selamat dan hanya mengalami luka ringan.
Hartati mengatakan, kejadian bermula ketika ia dan ayahnya melaju dari arah timur menggunakan Honda Supra bernopol H 5369 HM. Di lokasi, keduanya diserempat oleh pengendara lain dari arah yang sama. “Saat jatuh itulah, ayah saya dilindas sepeda motor lain yang dari belakang,” katanya, kemarin.

Suyanto, salah seorang saksi mengatakan, jika motor korban bersenggolan dengan pengendara lain, dan kemudian jatuh. “Pengendara lain dari belakang mungkin kaget dan tidak sempat mengerem motornya. Akhirnya, menabrak tubuh korban yang sudah terjatuh. Keduanya juga terjatuh,” katanya.

Sementara, pengendara yang menyenggol motor malah melarikan diri paska kejadian. Suyanto mengaku tidak mengetahui siapa pengendara yang menyerempet pertama. “Kejadiannya begitu cepat, setelah menyerempet korban, langsung kabur,” tambahnya,
Sementara Nur Faud mengaku tidak bisa mengontrol laju kendaraannya karena jarak korban sangat dekat. “Saya kaget, karena tahu-tahu ada pengendara di depan saya jatuh. Karena jarak begitu dekat, sehingga saya menabraknya,” katanya.

Dia menambahkan, laju kendaraannya tidak terlalu kencang. “Saya kerja di minimarket di daerah Sampangan, Kota Semarang. Kebetulan dapat shift malam. Jadi, agak sedikit lelah saya melaju tidak terlalu kencang,” paparnya.

Polisi yang tiba di lokasi kejadian melakukan olah tempat kejadian guna memastikan penyebab kecelakaan. Sepeda motor yang terlibat kecelakaan diamankan polisi dan kasusnya masih dalam penanganan Satuan Lalu Lintas Polres Kendal. (bud/fth)