Maria Tri Mangesti. (Ricky fitriyanto/jawa pos radar semarang)
Maria Tri Mangesti. (Ricky fitriyanto/jawa pos radar semarang)

SEMARANG – Komisi C DPRD Jateng mengaku kesulitan menilai kinerja sejumlah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Mereka terkendala data yang minim yang jarang diberikan oleh BUMD bersangkutan. Padahal Komisi C ingin BUMD memaksimalkan potensinya demi menambah pendapatan asli daerah (PAD).

Anggota Komisi C DPRD Jateng Maria Tri Mangesti mencontohkan, Komisi C tidak pernah mendapatkan data dari hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar BUMD. Diantaranya RUPS Bank Jateng yang digelar belum lama ini. “Padahal dari hasil RUPS minimal kita bisa mengetahui potensi dan kinerja Bank Jateng selama ini,” ujarnya.

Dikatakannya, selain yang berada di pusat, Bank Jateng juga memiliki cabang di 35 Kabupaten/Kota. Pihaknya ingin mengetahui potensinya satu persatu dalam memaksimalkan PAD.

Dia menambahkan Komisi C baru mendapatkan data dari rapat kerja BUMD dengan dewan atau melalui kunjungan ke daerah. “Kalau begini bagaimana caranya kami bisa melakukan fungsi pengawasan. Kami berharap BUMD dapat lebih terbuka,” paparnya. (ric)