Wali Kota: Semua Memiliki Kompetensi dan Potensi Sama

475
KEMUDAHAN AKSES: Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mencoba mendengarkan masukan dari salah seorang siswa MAN 2 Semarang, saat road show, kemarin. (Humas for Jawa Pos Radar Semarang)
KEMUDAHAN AKSES: Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mencoba mendengarkan masukan dari salah seorang siswa MAN 2 Semarang, saat road show, kemarin. (Humas for Jawa Pos Radar Semarang)

SEMARANG – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi berjanji akan memberikan akses bagi siswa MAN untuk bersaing dengan siswa lain melalui olimpiade sains. Mengingat, selama ini olimpiade sains didominasi sekolah umum (di luar MAN) saja.

Hal itu diungkapkan wali kota menanggapi usulan M. Fuad, salah satu siswa MAN 2 Semarang, saat menggelar road show, Senin (25/5). Dalam dialog tersebut, Fuad menyampaikan harapannya agar siswa MAN mendapat persamaan untuk mengikuti olimpiade sains. ”Pemkot akan koordinasi dan komunikasi dengan Kemenag agar kompetisi tersebut tak hanya bisa diikuti oleh siswa dari sekolah umum saja. Karena semua memiliki kompetensi dan potensi yang sama,” terang wali kota.

Hal ini merupakan wujud komitmen kuat bagi wali kota bersama jajaran Pemkot Semarang untuk meningkatkan mutu pendidikan di Kota Semarang. Termasuk salah satunya melalui penyelenggaraan berbagai lomba dan penyediaan bantuan pendidikan bagi warga tidak mampu.
Hendi, sapaan akrab wali kota juga berjanji akan memberikan kemudahan akses bagi warganya, termasuk para siswa memberikan ide, kritikan, dan gagasan, untuk pembangunan Kota Semarang menjadi lebih baik, melalui SMS di handphone pribadinya.

Dalam masa belajar ini, wali kota berpesan kepada seluruh siswa untuk memperkaya diri dengan ilmu dan keterampilan yang akan berguna di masa depan. Selain itu, yang tak kalah penting menurut wali kota adalah memperbanyak teman, jaringan dan melakukan kebaikan yang tulus tanpa berharap pamrih. Semua itu, nantinya akan menjadi bekal berharga saat menghadapi persaingan dunia kerja. ”Semangat muda yang dimiliki adik-adik harus disalurkan dalam berbagai kegiatan positif yang berguna tak hanya bagi diri sendiri tetapi juga untuk kemajuan lingkungan dan msayarakat,” pesan walikota.

Selain membekali diri dengan ilmu dan keterampilan, lanjutnya, anak muda juga harus mengenal dan mencintai lingkungan serta Kota Semarang. Gunakan energi dan semangat muda untuk memberikan sumbangsih pemikiran, ide, gagasan kreatif untuk kemajuan Kota Semarang, jangan justru melakukan kenakalan yang mengganggu ketertiban umum. (zal/ce1)