Dua Rumah Ludes Terbakar

183
PADAMKAN API: Rumah milik Jamian, warga Pilang, Desa Lanji , Kecamatan Patebon ludes dilapap sijago merah, kemarin. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PADAMKAN API: Rumah milik Jamian, warga Pilang, Desa Lanji , Kecamatan Patebon ludes dilapap sijago merah, kemarin. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KENDAL – Dua rumah di Dusun Pilang, RT 2 RW 3, Desa Lanji Kecamatan Patebon ludes terbakar. Kebakaran terjadi ketika sang empunya sedang berada di sawah. Satu rumah ludes tak bersisa sedangkan satu lainnya terbakar sebagian. Beruntung tidak ada korban dalam insiden tersebut, meski kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Dua rumah warga yang terbakar merupakan milik Jamian dan Mulyadi.

Salah satu saksi mata, Mulidah, 38, mengatakan, tidak mengetahui persis penyebab terbakarnya rumah tersebut. Tapi diduga api berasal dari korsleting arus listrik. Pada saat kejadian, Anak Jamian sedang tertidur. Tapi kejadian untung berhasil diselamatkan tetangganya. “Saya malah tidak tahu, saya tahu saat tetangga yang lewat depan rumah saya teriak-teriak,” katanya.

Setelah mendengar adanya kebakaran, dirinya langsung keluar rumah. Warga bergotong-royong mematikan api, tapi karena besarnya api warga kesulitan memadamkannya. Usaha warga memadamkan api tidak membuahkan hasil, dan api terus membesar. “Selain itu angin kencang, sehingga api mudah tersulut dan merembet ke semua sudut rumah,” imbuhnya.

Dalam waktu sekejap, kata Mulidah rumah sudah habis terbakar. Api berhasil dipadamkan satu jam kemudian, setelah tiga unit pemadam kebakaran diterjunkan. Petugas masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kebakaran tersebut. “Saya sibuk menyelamatkan barang saya sendiri, karena takut apinya merembet kemana-mana. Sedangkan pemilik rumah sedang ke sawah jadi tidak ada orang dirumah sama sekali,” tambahnya.

Jamian mengaku memang saat kejadian, ia bersama istrinya kerja di sawah sebagai buruh kerja. Ia mendapat kabar rumah dan bergegas pulang. “Sampai disini, rumah saya sudah ludes rata jadi tanah,” katanya.

Ia mengaku, ada tabungan uang sekitar Rp 1 juta di dalam rumahnya. Selain itu televisi, sepeda motor dan sepeda ontel, lemari, kasur dan perabotan rumah tangga lainnya ikut terbakar.

Sutrisno warga lainnya menambahkan jika saat kejadian ia hendak membangunkan anak dari Jamian yang sedang tertidur. Saat masuk ke dalam rumah Jamian dari ruang tengah api sudah membesar. “Istri saya langsung berteriak dan membangunan sang anak yang masih tidur dan dibawa keluar rumah untuk diungsikan,” tambahnya.

Kapolsek Patebon, AKP Munasir mengatakan kebakaran diduga akibat hubungan arus pendek dari magic jar yang menyala. “Ada dua rumah yang ludes dilalap si jago merah dalam kejadian ini namun tidak ada korban jiwa dan kerugian masih belum dapat dipastikan,” katanya. (bud)