Waspadai Beras Plastik

200
Eko Pringgolaksito. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Eko Pringgolaksito. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Eko Pringgolaksito. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

DEMAK – Merebaknya peredaran beras plastik membuat semua kalangan harus waspada. Sebab, beras ini sangat berbahaya jika dikonsumsi. Sebagai langkah antisipasi, Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Pemkab Demak mewaspadai kemungkinan beredarnya beras plastik di wilayah Demak.

Masyarakat diminta untuk lebih pro aktif melaporkan bila dilapangan terdapat beras plastik atau sintetis dari Tiongkok tersebut. Sebab, peredaran beras plastik ini sudah sangat meresahkan semua kalangan. Kepala Disperindagkop Eko Pringgolaksito mengungkapkan, pihaknya telah melakukan pengawasan secara intensif perdagangan beras dan produsen. Namun, hingga kemarin belum ditemukan adanya beras plastik tersebut.

“Kita belum menemukan beras yang dimaksud. Meski demikian, kita imbau masyarakat konsumen beras tetap waspada dan tidak tergiur dengan beras yang secara fisik bening dan putih serta dengan harga murah,”ujar Eko dikantornya, kemarin.

Ia menambahkan, beras plastik berdampak tidak baik bagi kesehatan. Sebab, beras tersebut mengandung racun . Sekarang ini, musim panen padi telah tiba. Karena itu, ketersediaan beras juga mencukupi, termasuk ditopang dengan beras untuk warga miskin (raskin) 1.600 ton perbulan. Meski demikian, kedepan perlu dikembangkan penganekaragaman pangan sehingga ketergantungan beras bisa berkurang. “Sekali lagi, kalau ada yang curiga langsung saja laporkan akan kita sidak,” tambahnya. (hib/fth)