PERIKSA SENJATA: Asops Panglima TNI Mayjen TNI Indra Hidayat didampingi Waasops Kasad Brigjen TNI M. Akib dan Danrem 074/Warastratama Kolonel Inf Bakti Agus Fadjari, S.IP berada di tengah prajurit Satgas Ops Pam Rahwan Yonif 408/Suhbrastha, di Markas Batalyon 408/Suhbrastha, Sragen, beberapa waktu lalu. (KODAM IV/DIPONEGORO)
PERIKSA SENJATA: Asops Panglima TNI Mayjen TNI Indra Hidayat didampingi Waasops Kasad Brigjen TNI M. Akib dan Danrem 074/Warastratama Kolonel Inf Bakti Agus Fadjari, S.IP berada di tengah prajurit Satgas Ops Pam Rahwan Yonif 408/Suhbrastha, di Markas Batalyon 408/Suhbrastha, Sragen, beberapa waktu lalu. (KODAM IV/DIPONEGORO)

SURAKARTA – Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI Mayjen TNI Indra Hidayat yang didampingi Wakil Asisten Operasi (Waasops) Kasad Brigjen TNI M. Akib dan Komandan Korem 074/Warastratama Kolonel Inf Bakti Agus Fadjari, S.IP berkesempatan meninjau Latihan Kesiapan Satgas Ops Pam Rahwan Yonif 408/Suhbrastha, di Markas Batalyon 408/Suhbrastha, Sragen, beberapa waktu lalu.

Dalam kesempatan tersebut, Asops Panglima TNI menyampaikan kepada seluruh Satgas Pam Maluku bahwa tugas operasi merupakan suatu kehormatan. Tidak saja membawa nama satuan melainkan membawa nama Kodam IV/Diponegoro, Angkatan Darat, TNI serta Bangsa dan Negara.

Lebih lanjut Asops Panglima TNI berharap para prajurit yang bertugas hendaknya selalu melakukan orientasi dan adaptasi dengan lingkungan atau daerah Maluku. Hal ini penting dilakukan dalam rangka memperoleh dukungan dari berbagai kalangan terutama dari masyarakat di sekitar penugasan. Masyarakat Maluku bukanlah musuh namun mereka adalah saudara-saudara kita yang perlu dilindungi. “Musuhmu adalah dirimu sendiri, maka dari itu kendalikan dirimu selama penugasan di daerah Maluku nantinya,” jelas Mayjen TNI Indra Hidayat.

Asops Panglima TNI menyampaikan persan kepada para prajurit agar mengadakan koordinasi dengan pihak-pihak terkait dan mengikuti prosedur tetap (protap) yang telah diatur dan ditentukan. (*/smu)