Guru Sibuk Berikan Try Out

180
UJIAN SEKOLAH : Guru Kelas VI memberikan pelajaran tambahan karena US SD tahun ini, menjadi ketentuan kelulusan siswa. (Taufik hidayat/jawa pos radar semarang)
UJIAN SEKOLAH : Guru Kelas VI memberikan pelajaran tambahan karena US SD tahun ini, menjadi ketentuan kelulusan siswa. (Taufik hidayat/jawa pos radar semarang)

BATANG – Lantaran menjadi penentu kelulusan siswa dalam Ujian Sekolah atau Ujian Nasional (Unas) Sekolah Dasar (SD), yang akan dilaksanakan pada Senin (18/5) hingga Rabu mendatang, beberapa guru kelas VI di Kabupaten Batang, hingga Minggu (17/5) sore masih giat melakukan try out US untuk SD, meski ujian akan dilaksanakan besok Senin.

Kebijakan penentuan kelulusan pada Unas untuk jenjang pendidikan dasar dan menengah dinilai membingungkan banyak pihak. Sementara Unas bagi SMP dan SMA sederajat tak lagi menentukan kelulusan siswa. Sedangkan US untuk SD, tahun ini, justru menjadi dasar untuk menentukan kelulusan.

Rahmawati, 42, guru kelas VI swasta di Kelurahan Kalisalak, Kecamatan/Kabupaten Batang, Minggu (17/5) saat memberikan pelajaran tambahan bagi siswa didiknya, mengungkapkan Kebijakan US tahun ini menjadi nilai murni, dan menjadi dasar untuk menentukan kelulusan siswa. Sehingga siswa harus disiapkan lebih baik lagi.

Menurutnya, untuk menjaga agar semua siswa kelas VI di sekolahnya dapat mengerjakan soal US dengan baik, dirinya selama tiga bulan terakhir memberikan pelajaran tambahan. “Besok kan Ujian Sekolah atau Unas untuk SD, maka saya beri materi tambahan agar siswa lebih percaya diri.” ungkap Rahmawati, yang tidak memungut uang tambahan dari siswa SD tersebut.

Sementara itu, Kabid TK dan SD Disdikpora Kabupaten Batang, Wachyusin, membenarkan bahwa kebijakan US tahun ini menjadi nilai murni. Juga menjadi dasar untuk menentukan kelulusan siswa dan merupakan kebijakan US SD terbaru untuk tahun ini.

Menurutnya pada tahun sebelumnya hasil nilai US yang mencakup tiga mapel, yakni Bahasa Indonesia, Matematika, dan IPA, masih diolah dengan komponen nilai sekolah. Hasil olahan itulah yang menjadi dasar untuk menentukan lulus tidaknya peserta didik.

“Untuk US SD justru menjadi dasar kelulusan. Meski kriteria kelulusan ditentukan masing-masing sekolah, tetapi tetap saja hasil nilai US tidak diolah dengan nilai sekolah, atau nilai murni,” katanya.

Dia juga menandaskan bahwa US SD akan digelar secara serentak mulai Senin (18/5) sampai Rabu nanti, dengan tiga mapel Bahasa Indonesia, Matematika, dan IPA, yang disusun oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah.

Menurutnya Kementerian Pendidikan belum menerbitkan ketentuan, menyangkut rumus nilai olahan untuk menentukan kelulusan peserta didik siswa SD. “Hingga saat ini Kementerian Pendidikan, belum menerbitkan arahan tentang olahan rumus nilai kelulusan. Maka cara paling realistis adalah bagaiamana semua pihak terkait, panitia maupun sekolah siswa berkonsentrasi menghadapi ujian, agar dapat berjalan dengan baik,” tandasnya. (thd/ric)