Unjuk Karya Desainer Muda

171

SEMARANG – Sebanyak 12 desainer muda berbakat, tadi malam unjuk gigi dalam Fashion Parade dengan tajuk ‘Secret Paradise’. Mereka sukses memukau pengunjung Paragon Mall Semarang dengan karya-karya yang berkualitas.

Desainer-desainer muda tersebut di antaranya Widya Andika dengan karya Dhievine Batik dan Tenun, Setefania Yiskha dengan karya Studio, Margaria dengan karya Canting, Sudarna Suwarsa, Pandan Desaign, Elvina Kho, Al Fath, Fenny Chen, Yohanes Setiawan, Ingrid Husodo dan Biondi Shoes, Tiya Dwira dan Dian Saputra.

Dian Widiyanti, General Sales Marketing and Promotion Paragon Mall Semarang mengatakan, partisipasi desainer di even kali ini memang lebih banyak dibandingkan Semarang Fashion Festival 2013 lalu. “Tahun 2013 ada belasan desainer yang ikut ambil bagian, sedangkan tahun ini lebih dari 40 desainer Semarang maupun nasional yang ikut bergabung,” ungkap Dian.

Even yang rencananya digelar hingga 17 Mei mendatang ini, akan diramaikan dengan fashion show dari Muu Muu Mini Boutique pada hari terakhir. “Desainer profesional yang tergabung dalam APPMI Jawa Tengah juga akan tampil,” terangnya.

Diharapkan antusias warga Semarang diharapkan tetap akan membanjiri Paragon Mall setiap harinya hingga event berakhir. “Di hari pertama, jumlah pengunjung mall tercapai sesuai harapan yaitu 30 ribu pengunjung setiap harinya. Tampaknya warga Semarang masih sangat butuh hiburan yang berkualitas,” jelasnya.

Selain fashion show, pengunjung mal juga bisa membeli pakaian rancangan desainer ternama baik dari Semarang maupun nasional dengan harga yang jauh lebih murah dari harga biasanya. Hal tersebut seperti yang diungkapkan Elkana Gunawan T. Widjaja salah satu desainer yang tergabung dalam APPMI Jawa Tengah. Menurutnya, jika biasanya untuk sebuah baju rancangannya dijual seharga Rp 600 ribu, maka di Fashion Bazaar Desainer pengunjung Paragon Mall bisa mendapatkan baju rancangan Elkana Gunawan hanya seharga Rp 250 ribu. “Harapannya dengan even ini, semakin banyak masyarakat yang bisa menikmati karya saya maupun desainer lain dengan harga jauh lebih murah,” ungkap Elkana kepada Radar Semarang. (eny/smu)