DIMASSA: Seorang tersangka yang diduga mencuri dua pak celana dalam digelandang oleh petugas kepolisian. (Abdul Mughis/Jawa Pos Radar Semarang)
DIMASSA: Seorang tersangka yang diduga mencuri dua pak celana dalam digelandang oleh petugas kepolisian. (Abdul Mughis/Jawa Pos Radar Semarang)

SEMARANG UTARA – Di tengah hiruk-pikuk proses evakuasi sisa-sisa dagangan milik pedagang Pasar Yaik Permai kawasan Pasar Johar yang terbakar, pria bernama Dwi Restiono, 42, warga Kebon Harjo RT 3 RW 2 Tanjung Emas, Semarang Utara, justru malah mencuri.

Dengan berpura-pura membantu proses evakuasi, dia mencuri dua pak celana dalam dagangan milik salah seorang korban kebakaran. Dwi diteriaki maling, sebelum akhirnya menjadi bulan-bulanan massa di Jalan Agus Salim, kawasan Pasar Johar Semarang, Senin (11/5).

Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, peristiwa konyol itu terjadi sekitar pukul 11.30. Awalnya, Dwi Restiono berjalan di tengah kerumunan para pedagang yang sibuk menyelamatkan sisa-sisa dagangan.

Tak lama kemudian, Dwi pura-pura membantu mengangkati dagangan pakaian. Namun sejumlah warga mencurigai gelagat Dwi. Setelah diperiksa, ternyata benar, pria yang mengaku bekerja sebagai kurir paket di daerah Poncol itu diketahui membawa dua pak, kurang lebih berisi 6 buah celana dalam.

Saat diinterogasi, Dwi mengelak dituduh mencuri. Namun barang bukti di tangannya membuat sejumlah warga tidak percaya. Geram atas perilaku Dwi, sejumlah warga langsung menghadiahi bogem mentah secara beramai-ramai.

”Tadi pelaku masuk ke dalam kios di deretan depan Pasar Yaik Permai. Sempat diteriaki ’maling’, kemudian dihajar massa,” kata saksi, Muslimah, 18, warga Kaligawe Semarang, penjaga toko tas.

Akibatnya, wajah Dwi benjut akibat digebuki massa yang geram. Beruntung, aksi tersebut segera ditangani oleh sejumlah Shabara Polrestabes Semarang yang sedang berjaga di area Pasar Johar. Dwi langsung digelandang dan dibawa masuk ke dalam truk Shabara Polrestabes Semarang, menghindari amukan massa.

Kepada polisi, Dwi tetap saja mengelak dituduh mencuri. Ia mengaku hanya ingin jalan-jalan melihat bekas kebakaran Pasar Johar. ”Saya tadi sudah minta sama pemiliknya. Dua pak celana dalam itu rencananya akan saya berikan kepada keponakan saya di rumah,” kata Dwi berdalih.

Tentu saja, petugas kepolisian juga tidak mudah percaya dengan keterangan tersebut. Sebab, barang bukti berada di tangan Dwi. Sedangkan keterangan sejumlah saksi, pelaku mengambil barang diduga tidak seizin korban. ”Baru kali ini. Saya juga tidak bermaksud mencuri,” ujarnya. Kendati demikian, Dwi tetap saja digelandang ke Mapolsek Semarang Tengah untuk dimintai keterangan lebih lanjut. (amu/zal/ce1)