Ditanya Visi Misi dan Penguasaan Wilayah

125

FOTO A-PDIPWEB

TES WAWANCARA: Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi yang mendaftar untuk mencalonkan diri kembali diwawancarai oleh Wakil Ketua DPD PDIP Jateng Nuniek Sriyuningsih, kemarin. (gambar kanan) bakal calon wakil wali kota Semarang Ir Hj Hevearita Gunaryanti Rahayu (tengah) dan Widhi Handoko (kanan) menunggu giliran wawancara. (Ricky Fitriyanto/Jawa Pos Radar Semarang)
TES WAWANCARA: Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi yang mendaftar untuk mencalonkan diri kembali diwawancarai oleh Wakil Ketua DPD PDIP Jateng Nuniek Sriyuningsih, kemarin. (gambar kanan) bakal calon wakil wali kota Semarang Ir Hj Hevearita Gunaryanti Rahayu (tengah) dan Widhi Handoko (kanan) menunggu giliran wawancara. (Ricky Fitriyanto/Jawa Pos Radar Semarang)

SEMARANG – DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Jateng benar-benar menyiapkan calon yang berkualitas dalam Pilkada Desember mendatang. Seluruh bakal calon kepala daerah dan bakal calon wakil kepala daerah yang mendaftar lewat PDIP harus mengikuti tes wawancara di Panti Marhaenis, Semarang.

Senin (11/5), sebanyak 62 bakal calon (balon) dari Karesidenan Semarang, Pati dan Pekalongan mengikuti tes wawancara di DPD PDIP Jateng. Masing-masing calon mengikuti tes wawancara dari DPD PDIP kurang lebih selama 1 jam dengan dihadapkan 3 orang. Mereka adalah petugas wawancara, pendamping dan notulen.

Bendahara DPD PDIP Jateng, Agustina Wilujeng mengatakan, tes wawancara dilakukan untuk mengetahui sejauh mana visi misi yang diusung dari masing-masing bakal calon. Selain itu, calon juga dikorek terkait dengan seberapa kekuatan, bagaimana penguasaan wilayah sampai bagaimana komitmen calon kepada partai. ”Ini kami lakukan untuk semua calon cabup-cawabup dan cawalkot-cawawalkot yang mendaftar lewat PDIP. Karena jumlah yang mendaftar banyak, jadi dilakukan bertahap,” katanya, kemarin.

Agustina mengakui jika tes wawancara merupakan instruksi dari DPP PDIP. Sebab, bakal calon yang mendaftar tidak hanya dari internal, tapi juga dari eksternal partai. Sehingga membutuhkan informasi lebih banyak agar bisa dilaporkan langsung ke DPP PDIP Jumat (15/5) mendatang. ”Nanti dari sekian calon yang mendaftar, bakal dikerucutkan. Untuk masing-masing kabupaten/kota maksimal empat calon,” imbuhnya.

Ia menambahkan, tes bakal calon berlangsung sampai selama tiga hari. Untuk Selasa (12/5) bakal dilakukan tes untuk pendaftar dari Karesidenan Kedu dan Banyumas sedangkan Rabu (13/5) untuk Karesidenan Solo.

DPD PDIP Jateng mengaku membutuhkan tenaga ekstra untuk menghadapi Pilkada Desember mendatang. Apalagi Jateng ditarget harus memenangkan 15 kepala daerah dalam pilkada di 21 kabupaten/kota. ”Pilkada serentak pasti bakal menguras tenaga. Karena PDIP bakal terfokus di daerah sendiri-sendiri,” tambah Wakil Sekretaris DPD Ahmad Ridwan.

PDIP bakal mengusung calon yang memiliki popularitas, elektabilitas dan dukungan kuat. Sejauh ini, untuk calon incumbent dari PDIP setidaknya ada sembilan calon. Diantaranya Kota Semarang, Kabupaten Kendal, Kota Solo, Kabupaten Purbalingga, Kabupaten Sukoharjo serta Pemalang. ”Semua yang mendaftar baik incumbent atau tidak semua ikut tes wawancara,” imbuhnya. (fth/ric/ce1)