Baznas Jateng Terbitkan Majalah Zakat

100
BERZAKAT: Sejumlah pengurus Baznas Provinsi Jateng memamerkan majalah Zakat edisi pertamanya, kemarin. (Ist)
BERZAKAT: Sejumlah pengurus Baznas Provinsi Jateng memamerkan majalah Zakat edisi pertamanya, kemarin. (Ist)

SEMARANG – Guna memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang perzakatan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Tengah menerbitkan majalah Zakat. Peluncuran majalah tersebut secara resmi di-launching dengan tasyakuran kecil di kantor Baznas, Gedung Dharma Wanita lantai IV, Jalan Menteri Supeno, Senin (11/5) kemarin.

Selaku Pemimpin Redaksi Drs H Ahyani mengatakan, penerbitan majalah Zakat Baznas ini bisa menjadi media silaturahmi antarunit pengepul zakat (UPZ). Selain itu juga menjadi sarana informasi perkembangan perzakatan, sebagai pelaporan akuntabilitas keuangan dan juga sarana menambah ilmu (ziyadatul ’ilmi). ”Dan yang terakhir sebagai imbauan kepada pembaca, mari lekas sadar untuk berzakat. Karena kami lembaga resmi, sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat, maka salurkanlah Zakat Infaq dan Shodaqoh (ZIS) Anda kepada kami Baznas Provinsi Jateng,” katanya.

Ahyani menambahkan, penerbitan pertama majalah ini pihaknya mencetak 500 eksemplar. Dan akan dibagikan ke SKPD, BUMN, BUMD, Perbankan, Instansi Vertikal, Perguruan Tinggi. ”Dan instansi pemerintah yang ada di Jawa Tengah ini,” tuturnya.

Terpisah, Ketua Baznas Provinsi Jateng, Prof Ali Mansyur, mengatakan, melalui majalah ini, diharapkan bisa menambah spirit baru dan potensi zakat di Jawa Tengah bisa optimal perolehannya. Karena, sudah bukan lagi berorientasi kepada bagaimana melihat penasarufan zakat hanya sekadar habis (konsumtif). ”Tetapi, dari zakat itu kita rancang melalui program agar bisa melahirkan satu perubahan (transformasi) yakni, menjadi umat yang lebih sejahtera. Gampangnya, dari mustahik menjadi muzakki,” pungkasnya. (*/zal/ce1)