Proyek Jalan Beton Telan Rp 60 Miliar

140
RUSAK: Jembatan Putrimandi Desa Buko, Wedung menjadi prioritas dan siap dibangun. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
RUSAK: Jembatan Putrimandi Desa Buko, Wedung menjadi prioritas dan siap dibangun. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

DEMAK- Sudah 90 persen proyek jalan betonisasi 2015 yang ditangani Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, Pertambangan dan Energi (DPUPPE) Pemkab Demak telah dilelangkan. Setidaknya, terdapat 57 paket jalan yang siap dikerjakan para kontraktor. Nilai totalnya mencapai Rp 60 miliar. Dana tersebut terdiri atas dana alokasi khusus (DAK), APBD kabupaten dan APBD provinsi.

Kepala DPUPPE Budi Harsono melalui Kabid Bina Marga, Akhmad Sugiarto, mengatakan, di antara jalan yang dibangun adalah ruas Sayung-Bedono sepanjang 2 kilometer. Perbaikan jalan ini diharapkan dapat memperlancar arus kendaraan ke para peziarah yang menuju ke Makam Syech Mudzakir. Kemudian, jalan Surodadi-Bedono-Sayung senilai Rp 30 miliar. Selain itu, pembangunan talud untuk jalan ruas Onggorawe-Mranggen senilai Rp 4 miliar.
“Untuk jalur Onggorawe-Mranggen ini juga akan dilebarkan sekalian dan dilapis ulang untuk y
ang sudah rusak. Nilai anggarannya mencapai Rp 5,5 miliar. Jalan tersebut ada rencana untuk memperlancar akses jalur industri,”jelas Sugiarto.

Dia juga menambahkan, selain jalan beton, Pemkab Demak melalui Bina Marga juga telah menyiapkan rencana pembangunan enam jembatan yang dianggap sangat strategis untuk menunjang akses bagi masyarakat sekitar. Yakni, jembatan Kanal B (KB) 16 yang menghubungkan antara Desa Sidorejo-Sayung senilai Rp 1,25 miliar, jembatan Karanggondang-Jragung (Pungkruk) senilai Rp 1 miliar dari total Rp 3 miliar. Kemudian, jembatan Desa Buko, Kecamatan Wedung senilai Rp 1,25 miliar, jembatan Desa Mangunrejo, Kecamatan Kebonagung di atas Sungai Kalijajar senilai Rp 3 miliar, jembatan Desa Karangmlati-Desa Donorojo, Kecamatan Demak Kota sebesar Rp 1 miliar dan jembatan Kali Blado di Dukuh Jebor, Desa Bolo, Kecamatan Demak Kota senilai Rp 1,5 miliar. (hib/aro)