Pilih Petenis Inti untuk PON

106
SIAP BERSAING: Iswandaru, punya peluang menjadi pemain inti tim pelatda Jateng apabila tampil dalam performa terbaiknya dalam selekda, lusa. (BASKORO S/RADAR SEMARANG)
SIAP BERSAING: Iswandaru, punya peluang menjadi pemain inti tim pelatda Jateng apabila tampil dalam performa terbaiknya dalam selekda, lusa. (BASKORO S/RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Pengprov Pelti Jateng akan menggelar seleksi daerah (selekda) untuk menentukan petenis inti yang masuk pelatda Jateng. Kegiatan tersebut akan berlangsung di Lapangan BNI Kelud, Semarang, Senin (11/5) mendatang.

Menurut Kabid Litbang Pelti Jateng Tri Nurharsono, even tersebut diikuti sejumlah petenis potensial seperti Rindosa (Sukoharjo), Andro (Kota Tegal), Anggi (Kota Semarang) dan Iswandaru (Blora), sedangkan di bagian putri diantaranya Alif (Kudus) dan Idun Safaati (Kota Tegal). ”Dari hasil seleksi ini akan diambil dua petenis putra dan dua petenis putri yang akan mendampingi petenis utama yang masuk tim pelatda PON tanpa harus seleksi,” kata Tri dihubungi kemarin.

Tri menambahkan, para petenis utama yang masuk pelatda adalah Elsa Pambudi, Irawan Bagus, Arrum Damarsari dan Laksmi. Dari sisi prestasi dan peringkat nasional, mereka masih yang terbaik di Jateng. Diharapkan dengan adanya program seleksi, Jateng memiliki skuad yang bagus ketika harus bersaing di PON XIX Jabar kelak.

Jateng sendiri, kata dia, sangat berharap bisa langsung ke PON tanpa harus melewati babak kualifikasi yang akan berlangsung di Tarakan, Kalimantan Utara, 23-27 Agustus mendatang. Untuk bisa langsung lolos, persyaratan yang harus dimiliki adalah memiliki Peringkat Nasional Pelti (PNP) yang bagus atau masuk dalam kisaran lima besar nasional.

Sesuai ketentuan PB Pelti, hanya tujuh provinsi yang dinyatakan langsung lolos ke PON dengan rujukan PNP. Satu tiket sudah diambil Jabar yang menjadi penyelenggara PON. Babak Pra-PON hanya menyediakan empat tim putra dan empat tim putri. ”Jadi secara keseluruhan di PON nanti ada 12 tim putra dan 12 tim putri yang akan bersaing,” kata Tri yang menjadi pelatih fisik tim pelatda Jateng.

Untuk memantapkan tim tenis, Pelti kembali mendatangkan pelatih nasional Suharyadi. Suami mantan Ratu Tenis Yayuk Basuki tersebut pada PON 2012 di Riau juga menangani tim PON Jateng dan prestasi dua keping medali emas. (bas/smu)