TUNGGU PERINTAH: Bupati Demak Dachirin Said dan istri. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TUNGGU PERINTAH: Bupati Demak Dachirin Said dan istri. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

DEMAK-Bupati Dachirin Said akan tetap menunggu perintah kiai terkait rencana dirinya yang akan mencalonkan kembali sebagai calon bupati dalam Pilbup Desember mendatang. Dachirin sendiri telah mengambil formulir pendaftaran di DPC PKB beberapa waktu lalu.

“Saya masih menunggu perintah kiai sebagaimana dulu saya diminta untuk mendampingi almarhum Bupati Tafta Zani. Karena itu, ulama dan umara kita satukan kembali terkait pencalonan ini,”ujar Bupati Dachirin saat ditemui di kediamannya Jalan Sultan Hadiwijaya, Kota Demak.

Sebetulnya, kata bupati, ia telah mempersilakan para kepala dinas yang berkeinginan maju dalam pilkada untuk ikut mempersiapkan pencalonan tersebut. “Jadi, monggo saja kalau ada yang mau mencalonkan diri. Meski demikian, harus siap konsekuensi terkait aturan yang ada. Yakni, mundur dari PNS. Dengan ada yang mencalonkan diri dari birokrasi, maka akan ada regenerasi yang baik,”katanya.

Selain itu, Dachirin Said juga mengatakan, sesuai aturan 6 bulan sebelum pilkada tidak diperbolehkan melakukan rotasi jabatan. Karena itu, sekitar akhir Mei ini pemkab akan melakukan rotasi untuk mengisi posisi-posisi yang masih kosong. “Kalau tidak diisi posisi yang kosong ini bisa menjadi persoalan. Karena itu, pada Juni sudah harus terisi. Ini demi kepentingan masyarakat umum,”jelasnya. (hib/aro)