Spigel Usung Konsep Vintage

110
KONSEP VINTAGE: Marketing Manager Spigel Putri Novi bersama marketing executive Jawa Pos Radar Semarang Sugiyanto Wiyono, kemarin. (AJIE MH/RADAR SEMARANG)
KONSEP VINTAGE: Marketing Manager Spigel Putri Novi bersama marketing executive Jawa Pos Radar Semarang Sugiyanto Wiyono, kemarin. (AJIE MH/RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Cafe sebagai tempat pelepas penat bukan hanya harus menyuguhkan santapan nikmat, tapi juga harus menawarkan konsep yang asyik sebagai tempat nongkrong. Suasana cafe yang pas, akan membuat pengunjung betah. Chemistry inilah yang ditangkap Spigel Bar & Bistro, sebuah café di Jalan Letjen Jendral Suprapto nomor 34 Kota Lama yang akan resmi dibuka 25 Mei mendatang.

Saat berkunjung ke Redaksi Jawa Pos Radar Semarang, Marketing Manager Spigel Putri Novi, kemarin menuturkan jika konsep yang dibawa urban cafe tersebut mengusung tema vintage. “Konsepnya mengikuti wilayahnya, yaitu Kota Lama. Jadi nanti isinya tema-tema vintage. Pasalnya, sekarang memang sedang tren konsep cafe yang unik-unik,” ucapnya.

Tema tersebut terbilang lebih mudah direalisasikan lantaran tidak mengubah arsitektur bangunan peninggalan kolonial Belanda. Bangunan tua yang beberapa tahun lalu difungsikan sebagai gudang alat-alat berat ini kabarnya pernah dihuni perusahaan Winkel Maatschappij milik Protugis yang menjual aneka kebutuhan rumah tangga di abad ke-16.

Putri mengaku akan menyasar segmen menengah ke atas dengan menu-menu weastern. Dia berusaha memberikan nuansa kembali ke zaman kolonial Belanda dengan menyajikan ornamen-ornamen antik di dalam urban cafe tersebut. (amh/smu)