Pemkab Kendal Targetkan PBB Rp 17 M

105
SUMBANGAN MOBIL: Direktur Utama Bank Jateng, Supriyatna, menyerahkan kunci mobil secara simbolis kepada Bupati Kendal Widya Kandi Susanti untuk operasional DPPKAD, kemarin. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SUMBANGAN MOBIL: Direktur Utama Bank Jateng, Supriyatna, menyerahkan kunci mobil secara simbolis kepada Bupati Kendal Widya Kandi Susanti untuk operasional DPPKAD, kemarin. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SUMBANGAN MOBIL: Direktur Utama Bank Jateng, Supriyatna, menyerahkan kunci mobil secara simbolis kepada Bupati Kendal Widya Kandi Susanti untuk operasional DPPKAD, kemarin. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KENDAL – Pemkab Kendal terus berupaya melakukan pencapaian target Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang bersumber dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Yakni, dengan cara jemput bola atau datang langsung ke pelosok agar warga membayar pajak.

Bupati Kendal Widya Kandi Susanti mengatakan, jika selama ini yang menjadi kendala upaya pencapaian target adalah jauhnya akses warga untuk membayar pajak kepada pemerintah, terutama untuk wilayah pelosok Kendal bagian atas.

Target PBB 2014 lalu cukup besar, yakni mencapai Rp 16 miliar. Dari target tersebut berhasil masuk ke Dinas Pendapataan dan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kendal sebesar Rp 13,7 miliar. Sedangkan pada 2015 ini, target PBB mencapai Rp 17 miliar.

Widya optimistis, target tersebut bisa tercapai dengan cara petugas turun ke bawah (turba). Sehingga masyarakat yang ada di pelosok bisa membayar pajak tepat waktu.

Dengan pencapaian target PBB tersebut, menurutnya, akan menambah besaran PAD Kendal yang berimbas pada percepatan pembangunan dan infrastruktur masyarakat. Seperti perbaikan jalan, jembatan, normalisasi sungai dan sebagainya. ”Sehingga masyarakat bisa merasakan langsung pembangunan di Kendal,” katanya.

Bupati menyampaikan terima kepada Bank Jateng Cabang Kendal yang telah memberikan satu unit mobil Suzuki APV kepada DPPKAD Kendal untuk operasional. ”Mobil ini sangat penting agar bisa digunakan untuk operasional menarik pajak di pelosok-pelosok,” tandasnya.

Dia mengatakan, sinergi pemkab dengan Bank Jateng dalam membangun Kabupaten Kendal akan terus berlangsung dan saling menguntungkan. Pengelolaan keuangan Kabupaten Kendal termasuk APBD menjadi simbiosis mutualisme. Bank Jateng melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) memberikan bantuan kepada Pemkab Kendal. Salah satunya perwujudan CSR Bank Jateng adalah bantuan lampu penerangan untuk Alun-Alun Kendal belum lama ini.

Kepala Bank Jateng Cabang Kendal, Herry Nunggal Supriyadi, mengatakan, selain memberikan unit mobil, juga dilakukan penandatanganan perjanjian Kredit KKPE (Kredit Ketahanan Pangan dan Energi). Program tersebut memberikan kemudahan kepada kelompok tani di Kendal untuk memperoleh pinjaman dari Bank Jateng. Di mana bunga pinjaman kecil dan disubsidi oleh pemerintah. ”Bunganya sebagian ditanggung oleh pemerintah, jadi angsurannya ringan sekali,” katanya.

Direktur Utama Bank Jateng Supriyatna mengatakan, bantuan mobil ini merupakan bentuk kerja sama yang terjalan baik selama ini. ”Kami senantiasa membantu pemerintah daerah,” jelas Supriyatna. (bud/aro/ce1)