BERMANFAAT: Ratusan sepeda motor mendapatkan servis gratis dalam kegiatan JIMAT oleh mahasiswa FT Unnes, kemarin. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BERMANFAAT: Ratusan sepeda motor mendapatkan servis gratis dalam kegiatan JIMAT oleh mahasiswa FT Unnes, kemarin. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEKARAN – Himpunan mahasiswa profesi (Himpro) Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang (Unnes) Rabu (6/5) kemarin menyelenggarakan Gelar Karya dan Service Gratis JIMAT (Jitu dan Hemat) sepeda motor. Ratusan sepeda motor sejak pukul 09.00 sudah mengantre untuk mendapatkan pelayanan servis motor gratis.

Kegiatan di Simpang 7 Unnes depan KPRI Handayani ini berlangsung selama dua hari yaitu Selasa – Rabu, (5-6/5). Dalam acara ini, mahasiswa Himpro FT Unnes, memberikan layanan servis lengkap tanpa dikenakan biaya sepeserpun alias gratis untuk seluruh tipe sepeda motor bagi warga sekitar dan mahasiswa.

Ketua panitia Wim Widyo Baskoro, setiap tahun JIMAT rutin menggelar acara serupa dan kini telah memasuki kali ke-13 sejak pertama kali diadakan pada 2002 silam. “Selain layanan servis gratis, JIMAT juga menyelenggarakan pameran karya mahasiswa Teknik Mesin, lomba foto Gokil Jimat 2015, pembagian doorprize, dan hiburan tari serta music,“ kata mahasiswas Teknik Mesin angkatan 2013 itu.

Bagi sebagian mahasiswa, acara ini ditunggu-tunggu karena dapat menghemat pengeluaran. Apalagi, sepeda motor mereka menempuh jarak yang cukup jauh karena aktifitas sehari-hari yang cukup padat. “Lumayan, jadi tidak perlu mengeluarkan biaya untuk servis motor. Biaya perawatan kendaraan sekarang tidak murah, belum lagi ganti oli. Ya maklum, karena kita mahasiswa harus memperhitungkan hal itu,” kata Nur Ilhamsyah yang juga mahasiswa Jurusan Seni Rupa.

Tidak hanya mahasiswa Unnes, beberapa penduduk sekitar juga memanfaatkan momen tersebut. “Mumpung gratis. Di sini kita juga bisa bertanya seputar mesin motor dan bagaimana caranya merawat motor agar kondisinya tetap terjaga dan tidak mudah rusak. Selain itu juga pelayanannya bagus, karena ditangani langsung oleh ahlinya,” ujar Rudiatno salah satu warga Kelurahan Sekaran,

Terpisah, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Bambang Budi Raharjo berharap kegiatan seperti ini dapat diadakan secara kontinuitas dan harus memuaskan konsumen, sehingga tidak ada komplain. “Ini juga dapat diartikan ajang pembelajaran bagi mahasiswa FT Unnes. Sebelum mereka terjun ke dalam dunia pekerjaan yang sesungguhnya, ini merupakan modal yang tidak dapat diukur nilainya. Mengingat kualitas lulusan juga harus lebih siap dalam menghadapi era MEA yang sudah ada di depan mata,” ujar Bambang. (ewb/smu)