Disdik Intervensi Sekolah

112

CANDISARI – Selama pelaksanaan Ujian Nasional (Unas) SMP, kemarin, diketahui ada 75 siswa absen. Data itu disampaikan oleh panitia Unas SMP Kota Semarang, Sutarto, Kamis (7/5).

Kepala Bidang Pendidikan Dasar dan Menengah Dinas Pendidikan Kota Semarang itu, mengatakan, sekolah harus segera mendaftarkan siswanya yang diketahui absen dalam unas utama lalu, untuk mengikuti unas susulan.

”Pasalnya, ujian susulan akan diselenggarakan dalam waktu dekat, yakni pada 11-14 Mei. Paket B akan digelar di Aula Gedung E Dinas Pendidikan Kota Semarang Jalan Dr Wahidin. Sementara, unas susulan untuk siswa SMP akan digelar di SMPN 2 Semarang,” jelasnya.

Diungkapkan Sutarto, dari sekian banyak siswa yang tidak dapat mengikuti unas SMP dikarenakan tengah dirawat di Rumah Sakit. ”Kalau sakit apakah nanti dikerjakan di RS atau di rumah itu harus kita siapkan, karena soal yang diterima harus bersegel,” imbuhnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Bunyamin, menegaskan setiap pelajar baik SMP maupun paket B wajib mengikuti unas. ”Bagaimanapun, SMP merupakan jenjang pendidikan yang wajib ditempuh dalam melaksanakan wajib belajar sembilan tahun,” ucapnya.

Ia menyinyalir ada yang tidak mau ikut unas karena lebih memilih mencari uang di jalanan. ”Jika ada beberapa siswa yang tidak mengikuti unas lantaran memilih turun ke jalan, saya akan tetap mengintervensi sekolah untuk membujuk siswa tersebut mau mengikuti unas,” imbuhnya.

Dari 75 siswa yang sudah absen unas tersebut sebanyak 42 di antaranya adalah siswa paket B. Padahal jumlah peserta dari golongan itu hanya sebesar 353 orang saja. Hal itu berbanding jauh dengan peserta SMP yang mencapai 24.723 siswa. (ewb/zal/ce1)