Dini Uliani. (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Dini Uliani. (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

BEKERJA di bidang perhotelan sebenarnya bukan cita-cita Dini Uliani sejak kecil. Tapi cita-citanya menjadi seorang pramugari. “Dulunya, orang tua saya tidak mengizinkan sekolah di luar kota. Jadinya setelah lulus sekolah di SMK N 1 Pekalongan tahun 2012, langsung nyari kerja,” kata Executive Secretary Sahid Hotel Pekalongan ini.

Masuk dunia hotel, sebenarnya menjadi polemik baginya. Karena sejak dulu pandangan masyarakat terhadap hotel sangat negatif. Lantaran suka tantangan itulah, dirinya berusaha mempelajarinya. “Sebenarnya, kalau mendalami lebih dalam tentang bisnis perhotelan, ternyata banyak manfaatnya. Selama ini saya merasakan banyak manfaatnya dibanding negatifnya bagi masyarakat,” ucap anak ke-10 dari sebelas bersaudara ini.

Kali pertama bekerja, dirinya langsung diterima di Hotel Marlin Pekalongan, sesuai jurusannya perhotelan saat di SMK. “Di Hotel Marlin saya ditempatkan sebagai resepsionis. Tapi hanya 6 bulan kerja saja yang saya tempuh,” ungkap mahasiswi semester 6 jurusan ekonomi manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Pekalongan (Unikal) ini.

Kemudian sempat menganggur dan sekarang bergabung dengan Hotel Sahid Mandarin Pekalongan sejak pertengahan 2014. “Di sini (Sahid Mandarin Hotel, red), awalnya saya di bagian Dupan HRD. Baru beberapa bulan kemudian ditarik di bagian executive secretary sampai sekarang,” terang gadis asal Bendan Pekalongan Barat ini.

Menjabat sebagai sekretaris general manager (GM) hotel, dengan 3 kali pergantian GM, banyak hal menarik yang didapatnya. “Kerjanya santai, karena lebih banyak menunggu panggilan GM saja. Bahkan istilahnya saya lebih berkuasa dari GM. Bisa mengatur kerja GM, jadwalnya maksud,” ucapnya berkelakar.

Karena sudah terlanjur masuk ke dalam dunia perhotelan, kini Dini ingin mengejar cita-citanya lebih tinggi di bidangnya. Dengan harapan bisa bergabung dengan manajemen Sahid Hotel Pusat. “Saya berharap suatu saat bisa bergabung di manajemen Sahid Pusat. Karena hanya orang pilihan yang bisa masuk,” angannya. (han/ida)
Berharap Masuk Manajemen Sahid Pusat