Ada Sensasi Dikerubuti Hantu di Mobil

128
UJI NYALI: Talent berdandan aneka hantu siap menguji nyali pengunjung rumah hantu. (ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
UJI NYALI: Talent berdandan aneka hantu siap menguji nyali pengunjung rumah hantu. (ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

Wahana rumah hantu biasanya ditemui di pasar malam keliling. Namun kini wahana rumah hantu bisa dikunjungi di sebuah mal di bilangan Jalan MT Haryono, Semarang. Seperti apa?

ADENNYAR WYCAKSONO, Lamper Kidul

SUASANA seram diiringi jerit dan suara tangisan terdengar di pusat perbelanjaan yang ada di Semarang. Sebuah rumah hantu hadir dan siap untuk menghibur dan menantang para pengunjung. Layaknya rumah hantu, suasana mistis dan bau kemenyan pun semerebak menusuk hidung. Dengan mengambil setting gedung tua zaman Belanda, hantu-hantu seram siap menyambut para pengunjung yang hendak menguji nyalinya.

Tak banyak pengunjung mal yang berani masuk ke rumah hantu yang terkesan angker itu. Walaupun hantu-hantu yang ada bukanlah hantu sungguhan, namun penyelenggara bisa dikatakan sukses lantaran tak jarang setelah keluar dari wahana tersebut banyak pengunjung yang masih ketakutan hingga menangis.

Intan Purwaning, 16, contohnya. Siswi SMA swasta di Kota Semarang ini mengaku sangat ketakutan lantaran melihat berbagai macam hantu di dalam rumah hantu. Meski datang bersama lima temannya, ia harus lari terbirit-birit karena ketakutan.

”Hantu di dalam sangat seram, datangnya pun ngagetin. Mirip hantu sungguhan,” akunya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Arie Sugiyanto, penanggung jawab rumah hantu tersebut mengatakan, jika sensasi seram sengaja dihadirkan dengan setting bangunan tua. Kesan angker bertambah dengan talent berpakaian hantu zaman Belanda, genderuwo, kuntilanak, pocong dan masih banyak lagi.

”Kemasannya memang zaman Belanda, tidak seperti biasanya yang hanya kuburan. Jadi, pengalaman seru sekaligus menegangkan bisa dirasakan para pengunjung,” katanya.

Alasan untuk menghadirkan rumah hantu di mal sendiri sangatlah serderhana. Yakni, menghadirkan hiburan yang unik dan berbeda dari yang lainnya. Ia mengaku, rumah hantu biasanya identik dengan pasar malam. ”Sejak 2009, kami mencoba menghadirkan nuansa yang berbeda dengan menghadirkan rumah hantu di dalam mal. Hal ini dilakukan untuk memperluas segmentasi pasar,” tuturnya.

Selain rumah hantu, pengunjung mal juga bisa merasakan wahana mussimulator. Pada wahana ini, para pengunjung diajak merasakan sensasi dikerubuti hantu di dalam sebuah mobil. ”Kalau di rumah hantu, pengunjung bisa lari. Tapi di dalam mobil tentu tidak, hantu akan menggoda sampai mobil berhenti,” jelasnya. (*/aro/ce1)